Produk UMKM, wastra, kuliner, seni budaya, hingga agenda kreatif disatukan dalam Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 di Jakarta Convention Center. Sebanyak 727 stan dari berbagai daerah menjadikan acara ini sebagai penyelenggaraan terbesar sejak bazar tersebut hadir di JCC.
Besarnya jumlah peserta membuat bazar tidak hanya menjadi tempat transaksi produk lokal. Kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperluas relasi dan menjajaki kolaborasi.
Pengunjung dapat mengikuti sejumlah agenda pendukung selama bazar berlangsung. Rangkaian kegiatan meliputi talkshow, workshop, demo memasak, peragaan busana wastra, serta pertunjukan seni budaya.
Penampilan musik dan hiburan dari grup band maupun musisi juga disiapkan untuk meramaikan acara. Peragaan busana menampilkan wastra dan produk unggulan UMKM Bhayangkari kepada masyarakat.
| Informasi | Rincian |
|---|---|
| Nama kegiatan | Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 |
| Pelaksanaan | 21-25 Juli 2026 |
| Lokasi | Jakarta Convention Center |
| Peserta | 727 stan UMKM |
UMKM dan Pelestarian Budaya
Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo menyampaikan bahwa tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya” membawa semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tema itu juga menempatkan pelestarian budaya, kreativitas, dan inovasi karya anak bangsa sebagai bagian dari arah kegiatan.
“Tema tersebut mencerminkan semangat Bhayangkari untuk terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah, pelestarian budaya bangsa, serta pengembangan kreativitas dan inovasi karya anak bangsa,” kata Ny. Juliati.
Menurutnya, bazar dirancang lebih dari sekadar tempat promosi dan jual beli. Ajang ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi, perluasan jaringan usaha, dan pembukaan peluang kerja sama bagi peserta.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 21 hingga 25 Juli 2026 di Jakarta Convention Center. Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih Selvi Gibran Rakabuming secara resmi membukanya pada Rabu, 22 Juli 2026.
Pembukaan bazar menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74. Selvi memandang keterlibatan Bhayangkari dalam penguatan UMKM Indonesia sebagai peran yang memberi manfaat lebih luas.
“Bazar Kreasi ini membuktikan bahwa Ibu-Ibu Bhayangkari memiliki kekuatan yang luar biasa. Kegiatan ini memberikan manfaat bukan hanya bagi keluarga Polri, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujar Selvi.
Selvi juga menekankan pentingnya peran pendamping dalam pemberdayaan ekonomi. Ia mengapresiasi peningkatan jumlah stan dan berharap penyelenggaraan berikutnya dapat memenuhi seluruh hall JCC dengan produk unggulan UMKM Bhayangkari.
Medcom.id melaporkan bahwa peserta bazar datang dari berbagai daerah di Indonesia. Masyarakat dapat mengunjungi JCC untuk menyaksikan produk lokal serta mengikuti program yang telah disiapkan selama lima hari pelaksanaan.
Perpaduan agenda ekonomi, kreatif, dan budaya menjadi arah utama kegiatan ini. Bazar tersebut diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap karya anak bangsa sekaligus memperluas ruang bagi produk UMKM.






