Sebanyak 8.360 mahasiswa baru Universitas Sumatera Utara mendapat pesan bahwa keberhasilan setelah kuliah tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik. Rektor USU Muryanto Amin menekankan pentingnya komunikasi yang baik dan moral dalam membangun kesiapan karier.
Arahan itu disampaikan pada pembukaan PKKMB USU di Medan, Sumatera Utara, Rabu (12/8/2026). Bagi mahasiswa baru, kegiatan tersebut menjadi pintu awal untuk mengenal lingkungan akademik, layanan kampus, dan ruang pengembangan diri.
Muryanto menyampaikan bahwa mahasiswa perlu terus meningkatkan kapasitas selama menjalani pendidikan tinggi. Ia berharap tujuan yang mulai dibangun pada masa kuliah dapat diwujudkan setelah mahasiswa lulus sebagai alumni.
“Upgrade terus kemampuan diri sehingga cita-cita yang sudah ditanamkan ketika masih menjadi mahasiswa bisa diwujudkan setelah nanti keluar dari USU sebagai alumni,” pintanya. Ia berharap lulusan USU mampu bersaing dan memperoleh tempat di dunia industri.
Kesempatan Belajar Tidak Berulang
Rektor USU meminta mahasiswa menggunakan kesempatan belajar di perguruan tinggi dengan sungguh-sungguh. “Kesempatan ini tidak datang dua kali. Gunakanlah kesempatan ini sebaik-baiknya,” ucapnya.
USU menyediakan berbagai kesempatan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk berkembang selama masa studi. Salah satu fasilitas yang akan dikembangkan adalah sport science yang mengintegrasikan olahraga dengan aspek akademik.
Pengembangan kemampuan tidak hanya berkaitan dengan prestasi akademik, tetapi juga kesiapan mahasiswa menghadapi interaksi di lingkungan yang beragam. Dalam konteks itu, Muryanto menaruh perhatian pada kemampuan menyampaikan ide secara jelas dan baik.
Potensi Bisa Terhambat
Muryanto menilai kecerdasan intelektual yang baik belum tentu menghasilkan perkembangan potensi yang maksimal. Hambatan dapat muncul apabila seseorang tidak mampu membuat gagasan dan pengetahuannya dipahami oleh orang lain.
Karena itu, mahasiswa diminta melatih cara berbicara serta menyampaikan pikiran sejak berada di bangku kuliah. Komunikasi dipandang sebagai bekal untuk menyalurkan gagasan sekaligus membangun perjalanan karier setelah lulus.
“Oleh karena itu, latihlah cara Anda menyampaikan ide, gagasan, atau pikiran Anda kepada orang lain dengan cara yang baik,” kata Muryanto. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Kamis (13/8/2026).
Ia memandang IQ, moral yang baik, dan kemampuan komunikasi sebagai tiga unsur yang saling melengkapi. Perpaduan itu dinilai penting agar mahasiswa dapat menuju prestasi karier yang lebih baik.
“Jadi, saya ingatkan, kalau Anda punya IQ baik, terus juga moral yang baik, ditambah satu lagi cara komunikasi yang baik, menurut saya ini sudah menuju pada sebuah kesempurnaan prestasi karier,” ujarnya. Pesan tersebut menegaskan bahwa nilai akademik bukan satu-satunya ukuran kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja.
Membangun Relasi Sejak Awal
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kealumnian USU Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan menyatakan PKKMB dirancang untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi. Peserta diperkenalkan dengan fasilitas kampus, kegiatan kemahasiswaan, serta layanan akademik dan nonakademik.
Poppy mendorong mahasiswa mengikuti seluruh agenda secara aktif agar dapat memahami kehidupan kampus dengan lebih baik. Ia meminta mereka tidak sungkan bertanya ketika ada informasi yang belum dipahami.
Mahasiswa juga didorong membangun hubungan yang baik dengan sesama mahasiswa dan dosen sejak awal. Pesan ini sejalan dengan penekanan Muryanto mengenai komunikasi santun dalam kehidupan sehari-hari maupun di ruang digital.
Muryanto mengingatkan kesantunan perlu dijaga ketika mahasiswa menggunakan Instagram, TikTok, dan Facebook. Ruang digital dapat digunakan untuk menyampaikan pendapat, tetapi cara menyampaikannya tetap menjadi perhatian.






