Tomori dan Nkunku Tak Lagi Masuk Rencana, Milan Percepat Perubahan Skuad

Fikayo Tomori dan Christopher Nkunku tidak lagi masuk proyek utama AC Milan di bawah Ruben Amorim. Bersama Youssouf Fofana dan David Odogu, mereka kini berlatih terpisah dari skuad utama.

Langkah itu membuka kemungkinan keempat pemain meninggalkan Milan melalui proses negosiasi. Klub memilih memisahkan mereka agar pembicaraan mengenai masa depan pemain dapat berlangsung lebih cepat.

Amorim Memilih Skuad untuk Jangka Panjang

Amorim menyebut Milan harus mengambil sejumlah keputusan meski para pemain yang tersisih tampil baik pada pramusim. Baginya, komposisi tim harus selaras dengan arah perubahan yang sedang dibangun klub.

“Para pemain yang berada di luar proyek? Mereka tampil baik selama pramusim, tetapi kami harus membuat beberapa pilihan,” kata Amorim kepada Sky Sports. Ia menambahkan bahwa pemain muda juga harus mendapatkan kesempatan di tengah proses pembaruan skuad.

Pelatih Portugal tersebut mengakui keputusan itu tidak mudah bagi para pemain yang terdampak. “Saya merasa kasihan kepada para pemain tersebut, tetapi saya harus membuat beberapa pilihan,” ujarnya.

PemainStatus di MilanKeputusan klub
Fikayo TomoriDi luar proyek timLatihan terpisah
Christopher NkunkuDi luar proyek timLatihan terpisah
Youssouf FofanaDi luar proyek timLatihan terpisah
David OdoguDi luar proyek timLatihan terpisah

Keempat pemain tidak dipanggil saat Milan menjalani laga uji coba melawan Manchester United. Menurut bola.kompas.com, ketidakhadiran itu berkaitan dengan upaya klub mempercepat proses transfer.

Absennya Tomori, Nkunku, Fofana, dan Odogu bukan sekadar perubahan susunan pemain untuk satu pertandingan. Kebijakan tersebut mencerminkan pilihan Milan dalam mengarahkan persaingan menuju musim baru.

Leao Menghadapi Persaingan Ketat

Perubahan skuad juga memengaruhi peta persaingan di lini depan, tempat Rafael Leao masih menjadi bagian Milan. Leao tidak bermain melawan Manchester United karena cedera, meski Amorim menilai masalah itu tidak serius.

Amorim belum dapat memastikan ketersediaan Leao pada pertandingan pertama musim ini. Namun, ia menegaskan posisi sang penyerang tidak akan diberikan secara otomatis.

Alphadjo Cisse tampil baik saat melawan United, sementara Alexis Saelemaekers telah berganti posisi dan Christian Pulisic kembali tersedia. Kondisi tersebut membuat pilihan pemain depan Milan bertambah banyak.

“Dia pemain kami, kami senang dengannya. Kita lihat apa yang terjadi di bursa transfer. Dia pemain yang mahal,” kata Amorim. Pernyataan itu menempatkan Leao dalam konteks persaingan yang lebih terbuka di dalam skuad.

Penutup Pramusim yang Produktif

Milan menutup pramusim dengan kemenangan 4-2 atas Manchester United di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia. Hasil itu menjadi kemenangan pertama Rossoneri setelah imbang melawan Celtic dan Inter Milan, serta kalah dari Chelsea.

United membuka skor melalui Harry Maguire pada menit kedua, lalu Milan membalas lewat Samuel Chukwueze pada menit ke-37. Lorenzo Torriani sebelumnya menggagalkan penalti Bruno Fernandes.

Patrick Dorgu membawa United kembali unggul pada menit ke-51 setelah kesalahan sapuan Filippo Terracciano. Milan merespons dengan tiga gol dalam 13 menit melalui Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek.

Ramos mencetak gol sundulan pada menit ke-68 dan menyumbang assist bagi Loftus-Cheek tiga menit kemudian. Laga tersebut memberi Amorim bahan evaluasi akhir untuk menetapkan pemain yang akan dipertahankan.

Mike Maignan dan Adrien Rabiot dijadwalkan kembali ke Milanello pada Minggu setelah mendapatkan tambahan tiga hari libur. Keduanya mendapat waktu istirahat karena bermain hingga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026.

Milan kini melanjutkan persiapan dengan persaingan internal yang semakin terbuka. Status empat pemain di luar proyek menjadi salah satu keputusan paling penting dalam pembentukan skuad Amorim.

Baca Juga