Ritme Belum Sama, Mourinho Temukan Sinyal Penting dari Pramusim Madrid

Perbedaan ritme kebugaran masih menjadi tantangan bagi Real Madrid setelah pramusim. Namun, Jose Mourinho melihat pemahaman taktis dan kerja sama skuadnya mulai mengarah ke bentuk yang diinginkan.

Sejumlah pemain bergabung lebih lambat dalam masa persiapan. Mereka belum memiliki intensitas yang sama dengan pemain yang telah lebih dahulu mengikuti program latihan.

Situasi itu tidak menghilangkan optimisme Mourinho menjelang musim baru. Pelatih Madrid tersebut menilai proses penyatuan pemain tetap berjalan dengan baik.

“Secara tim, hasilnya positif. Secara individu, ada pemain yang bergabung belakangan dan belum memiliki intensitas yang sama dengan mereka yang sudah lebih lama di sini; ada perbedaan ritme namun pemahaman taktis perlahan mulai terbentuk,” tutur Mourinho.

Antusiasme sebagai Modal Utama

Mourinho menempatkan semangat para pemain sebagai dasar penting untuk menghadapi musim baru. Baginya, antusiasme skuad menentukan kemampuan tim melewati proses persiapan yang belum selesai.

“Kami semua sangat antusias, begitu pula para pemain-dan itulah hal yang paling penting; jika mereka tidak antusias, kami punya masalah,” ujar Mourinho seperti dikutip Marca. Ia juga menilai detail kecil dapat memberi pengaruh besar pada perjalanan tim.

Laporan CNN Indonesia menyebut Mourinho melihat para pemain berlatih dengan baik, baik yang hadir pada fase awal maupun akhir persiapan. Upaya tersebut diarahkan untuk membawa seluruh skuad menuju performa puncak.

Kesiapan Madrid turut diuji melalui empat pertandingan persahabatan. Rangkaian laga itu menghasilkan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.

LawanHasilKeterangan
FerencvarosMenangLaga uji coba pramusim
Deportivo La CorunaMenangLaga uji coba pramusim
SchalkeMenang 3-0Digelar di Veltins Arena
FiorentinaImbang 2-2Laga uji coba pramusim

Ujian Terakhir di Veltins Arena

Kemenangan 3-0 atas Schalke di Veltins Arena pada Minggu (16/8) menjadi penutup agenda uji coba Madrid. Mourinho menganggap laga tersebut sebagai ujian yang sangat baik bagi timnya.

Penampilan pada laga itu juga memperlihatkan kontribusi para pemain, termasuk Kylian Mbappe dan rekan-rekannya. Mourinho menilai skuadnya sudah bekerja efektif sebagai tim dalam berbagai situasi permainan.

Ia secara khusus menyoroti cara Madrid bertahan setelah kehilangan bola dan membangun permainan ketika menguasainya. Dua fase itu dipandang penting untuk menyatukan kualitas individu para pemain ke dalam sistem kolektif.

“Kami memiliki pemain-pemain dengan kualitas luar biasa. Kami bekerja dengan sangat baik sebagai sebuah tim, baik saat menguasai bola maupun saat tidak menguasai bola,” kata Mourinho.

Hasil pramusim memang belum menghapus seluruh perbedaan kondisi fisik di dalam skuad. Meski demikian, tumbuhnya empati dan pemahaman permainan memberi Madrid fondasi untuk memasuki persaingan di semua kompetisi.

Baca Juga