Tiga Gol sebelum Jeda Angkat Almeria, Sabadell Pulang dengan Peluang Terbuang

Tiga gol sebelum jeda menjadi pembeda paling mencolok pada awal musim LaLiga Hypermotion bagi UD Almeria. Tim tuan rumah mengalahkan CD Eldense 3-0 dan langsung naik ke posisi kedua klasemen.

Di waktu yang hampir bersamaan, CE Sabadell justru harus puas membawa pulang satu poin dari markas Real Sporting de Gijon. Hasil 0-0 itu terjadi setelah peluang penalti mereka gagal dikonversi menjadi gol.

Almeria Menyelesaikan Pekerjaan Lebih Cepat

Almeria membuka skor pada menit ke-15 melalui Federico Bonini. Bek itu menyambut tendangan bebas Nico Melamed dengan sundulan ke tiang dekat.

Keunggulan tersebut memberi kontrol permainan kepada tuan rumah selama babak pertama. Eldense kemudian kembali kebobolan dua kali dalam masa injury time.

Gol kedua dicetak Stefan Dzodic setelah menerima umpan Miguel de la Fuente. Rangkaian serangan itu bermula dari umpan silang Sergio Arribas yang membuka ruang di pertahanan Eldense.

Melamed lalu menambah gol ketiga tiga menit kemudian. Tembakan kaki kirinya dari luar kotak penalti membuat Almeria menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0.

TimLawanHasilCatatan utama
UD AlmeriaCD EldenseMenang 3-0Seluruh gol tercipta sebelum jeda
CE SabadellSporting GijonImbang 0-0Penalti pada menit ke-13 melenceng

Sabadell Tidak Memanfaatkan Dominasi

Sabadell menjalani laga di El Molinon-Enrique Castro Quini sebagai tim tamu yang disebut mendominasi pertandingan. Akan tetapi, dominasi tersebut tidak cukup untuk membongkar pertahanan Sporting Gijon.

Kesempatan terbaik datang pada menit ke-11 saat Edgar Gonzalez dijatuhkan Emanuel Gularte di area terlarang. Wasit memberikan penalti bagi Sabadell untuk membuka keunggulan.

Yanis Rahmani menjalankan eksekusi pada menit ke-13, tetapi bola melenceng dari sasaran. Peluang itu menjadi titik penting karena skor tetap 0-0 hingga akhir laga.

Sporting Gijon mempertahankan hasil imbang dengan pertahanan yang disiplin. Ruben Yanez turut menjaga gawangnya melalui sejumlah penyelamatan.

Perbedaan ketajaman menjadi gambaran dari dua pertandingan tersebut. Almeria mengubah tekanan menjadi tiga gol, sedangkan Sabadell gagal memanfaatkan peluang paling terbuka dari titik penalti.

Baca Juga