Dari Jalur Hutan Tertutup, 96 Bayi Piton Bawa Tom Rahill ke Hadiah Utama

Tom Rahill dan rekannya memanfaatkan jalur hutan lama yang telah ditutup untuk mencapai kawasan dalam Everglades National Park. Rute itu membawa mereka ke sebuah sarang yang menghasilkan 96 bayi piton Burma dan kemudian mengantarkan Rahill meraih hadiah utama USD 10.000.

Pemburu berusia 69 tahun itu mencatat tangkapan terbanyak pada Florida Python Challenge 2026. Hasilnya menjadi pembeda besar dalam kompetisi yang secara keseluruhan hanya menyingkirkan 280 piton Burma.

Rahill memakai sepeda listrik agar dapat melintasi akses sulit menuju area terpencil taman nasional. Metode baru itu disiapkan bersama rekannya setelah berbulan-bulan merencanakan perburuan.

Di lokasi, mereka menemukan 98 telur piton yang sedang menetas. Sebanyak 96 bayi ular berhasil dikumpulkan, sedangkan dua telur lainnya tidak menetas.

Kantong Dibungkus Tiga Lapis

Bayi-bayi piton yang keluar dari telur harus segera dimasukkan ke dalam kantong. Rahill dan rekannya membungkus kantong tersebut hingga tiga lapis karena gigi tajam bayi piton dapat merobek kain.

Gigi itu dipakai ular untuk memecahkan cangkang saat proses menetas. Selain membawa kantong berisi bayi ular, keduanya juga harus membawa seekor piton berukuran besar dari area perburuan.

Tantangan belum berakhir ketika salah satu sepeda listrik mereka berhenti berfungsi mendekati tengah malam. Rahill dan rekannya akhirnya keluar dari lokasi setelah mendapat tumpangan truk.

Perburuan tersebut dilakukan saat Rahill masih dalam masa pemulihan setelah operasi pinggul. Ia juga menghadapi sakit punggung dan cedera lutut, sehingga waktu berburunya terbatas.

Dalam pernyataannya yang dikutip Naples News, Rahill menyebut hanya mampu berburu selama satu hari penuh. “Saya hanya bisa berburu selama sehari penuh. Postur saya sudah bungkuk. Saya sudah merencanakannya selama berbulan-bulan,” katanya.

Selisih Tangkapan yang Menentukan

Florida Python Challenge 2026 menarik 907 peserta dari 30 negara bagian di Amerika Serikat, Kanada, dan Vietnam. Meski jumlah peserta besar, pencarian piton di Everglades tetap sulit dilakukan.

Rahill menyumbang sekitar 35 persen dari seluruh piton yang berhasil disingkirkan dalam kompetisi. Jumlah 96 ekor itu jauh di atas perolehan peserta lain yang masuk jajaran pemenang kategori profesional.

PesertaKategoriPerolehan
Tom RahillTangkapan terbanyak96 piton, USD 10.000
Christina KrausJuara kedua profesional36 piton
Taylor StanberryJuara ketiga profesional34 piton
Rahm LevinsonPiton terpanjang profesionalUSD 1.000

Taylor Stanberry merupakan pemenang hadiah utama Florida Python Challenge 2025. Sementara itu, Rahm Levinson yang berburu bersama Rahill memenangkan hadiah untuk piton terpanjang di divisi profesional.

Perburuan yang Berlangsung Puluhan Tahun

Rahill telah menangkap piton Burma di Florida Selatan selama lebih dari dua dekade. Mantan pengusaha teknologi informasi itu semula menjadi relawan sebelum bekerja sebagai kontraktor South Florida Water Management District.

Pada 2008, ia mendirikan organisasi nirlaba Swamp Apes yang mengajak veteran dan petugas tanggap darurat mengikuti petualangan luar ruangan, termasuk berburu piton. Kegiatan tersebut berkaitan dengan upaya jangka panjang menekan populasi ular invasif di Florida.

Florida Fish and Wildlife Conservation Commission menilai setiap piton yang diangkat dari Everglades membantu melindungi satwa asli kawasan itu. Koordinator lembaga tersebut, Sarah Funk, menyebut lebih dari 28.000 piton telah disingkirkan melalui berbagai program sejak tahun 2000.

Baca Juga