Target penerapan layer baru cukai rokok pada Juni tahun ini tidak terealisasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pembahasan APBN menjadi penyebab utama tertundanya kebijakan tersebut.
Penambahan layer tarif masih berada dalam tahap yang belum selesai karena pemerintah perlu membahasnya bersama DPR. Tarif dan mekanisme pelaksanaan belum dapat ditetapkan sebelum proses itu rampung.
Purbaya menyampaikan pemerintah sebelumnya sibuk dalam diskusi APBN. Setelah agenda tersebut selesai, pemerintah berencana melanjutkan pembicaraan dengan DPR mengenai kebijakan Cukai Hasil Tembakau itu.
Belum Ada Angka Tarif
Besaran tarif pada layer baru belum diumumkan kepada publik. Purbaya menegaskan angka tersebut masih termasuk materi yang harus didiskusikan bersama DPR.
“Tarifnya belum bisa diumumin karena masih diskusi sama DPR dulu,” kata Purbaya. Kondisi ini membuat pemerintah belum dapat memastikan tingkat pungutan bagi klasifikasi tarif tambahan.
| Tanggal atau Periode | Keterangan |
|---|---|
| Juni tahun ini | Target awal penerapan layer baru cukai rokok belum tercapai. |
| 4 Mei 2026 | Purbaya menerangkan layer baru untuk menampung produk di luar sistem. |
| 13 Agustus 2026 | Pembahasan dengan DPR disebut akan dilakukan setelah agenda APBN. |
Fungsi Layer Tambahan
Rencana penambahan layer disiapkan sebagai upaya menekan peredaran rokok ilegal. Pemerintah ingin mengarahkan produk yang selama ini berada di luar sistem agar masuk ke jalur cukai resmi.
Produk yang masuk ke layer tersedia diharapkan dapat berada dalam pengawasan. Dengan demikian, gagasan tersebut tidak semata-mata berfokus pada penambahan kelompok tarif.
Purbaya sebelumnya menyatakan masih terdapat banyak barang di luar skema yang seharusnya. Pemerintah menyiapkan layer tambahan agar barang tersebut memiliki ruang masuk ke sistem yang berlaku.
Kebijakan ini juga dikaitkan dengan penegakan aturan bagi pihak yang tetap melakukan pelanggaran. Pemerintah menyampaikan ancaman tindakan tegas apabila masih ada pihak yang bermain-main setelah kebijakan diterapkan.
Rancangan Aturan Sudah Disiapkan
Kementerian Keuangan disebut telah menyiapkan rancangan aturan untuk layer tarif baru. Tahap berikutnya adalah pembahasan dengan DPR sebelum regulasi tersebut dapat dijalankan.
Dalam pernyataannya pada 4 Mei 2026, Purbaya mengatakan, “Kalau itu keluar, nanti mereka bisa masuk ke layer tersebut dan kalau ada yang main-main, saya tutup betulan. Serius itu ancamannya.” Pernyataan itu menempatkan jalur masuk ke sistem resmi dan penindakan sebagai dua bagian dari rencana kebijakan.
Pada Kamis, 13 Agustus 2026, Purbaya mengatakan, “Kita sibuk sama APBN kemarin, masih sibuk itu diskusi APBN.” Ia menambahkan pemerintah akan menghadap DPR setelah pembahasan APBN tersebut selesai.
Menurut finance.detik.com, pemerintah tetap mengupayakan penerapan layer baru cukai rokok pada tahun ini. Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada kesepakatan DPR terkait tarif dan rincian mekanisme kebijakan.






