Takumi Taniguchi Soroti Cedera dan Pertahanan Putri Nusantara Usai Kalah 0-2

Takumi Taniguchi harus mempertimbangkan kondisi beberapa pemain yang mengalami cedera setelah Putri Nusantara kalah 0-2 dari Tailan. Situasi tersebut membuat persiapan menghadapi Singapura memerlukan perhitungan lebih cermat.

Pelatih Putri Nusantara itu belum merinci perubahan yang akan diterapkan pada pertandingan berikutnya. Namun, ia menegaskan tim akan mengevaluasi pengaturan laga berdasarkan pemain yang tersedia.

“Tentu saja saya harus duduk dan memikirkan bagaimana kami mengatur pertandingan berikutnya. Saya akan kembali lagi,” ujar Taniguchi.

Putri Nusantara dijadwalkan menghadapi Singapura dalam lanjutan Grup B Srikandi Merdeka Cup 2026. Pertandingan akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Senin (17/8) pukul 15.00 WIB.

PertandinganStatusLokasi
Putri Nusantara vs TailanKalah 0-2, Sabtu (15/8)Supersoccer Arena, Kudus
Putri Nusantara vs SingapuraSenin (17/8), 15.00 WIBSupersoccer Arena, Kudus

Pertahanan Menjadi Catatan Positif

Di tengah hasil yang tidak diharapkan, Taniguchi menilai para pemain tetap menunjukkan kerja keras saat bertahan. Ia melihat upaya tersebut sebagai hal positif ketika tim menghadapi tekanan dari Tailan.

Tailan disebut Taniguchi sebagai salah satu tim besar di Asia. Menghadapi lawan dengan kualitas seperti itu menjadi tantangan tersendiri bagi pemain U-16 Putri Nusantara.

“Para pemain bekerja sangat keras dalam pertahanan, terutama dalam bertahan. Mereka benar-benar bekerja keras untuk itu,” tandas Taniguchi.

Kekalahan 0-2 terjadi dalam pertandingan di Supersoccer Arena pada Sabtu (15/8). Hasil tersebut belum menghentikan perjuangan Putri Nusantara di fase grup karena masih ada laga melawan Singapura.

Media Indonesia melaporkan kondisi cedera sejumlah pemain menjadi perhatian staf pelatih. Penyesuaian yang dilakukan nantinya tidak hanya berkaitan dengan strategi, melainkan juga kesiapan fisik skuad.

Tuntutan Baru bagi Pemain Muda

Taniguchi menjelaskan bahwa sebagian besar pemain baru pertama kali menjalani pertandingan internasional dengan durasi 90 menit. Ia mengakui pengalaman tersebut dapat terasa sangat berat bagi beberapa pemain.

“Bagi sebagian besar pemain, ini merupakan pengalaman pertama mereka di level seperti ini, pertandingan 90 menit. Mungkin itu sangat berat bagi sebagian dari mereka,” kata pelatih asal Jepang itu.

Pengalaman menghadapi lawan kuat dipandang penting untuk membiasakan pemain dengan situasi pertandingan internasional. Tim pelatih akan menggunakan evaluasi itu sebagai dasar untuk mempersiapkan respons pada pertandingan selanjutnya.

Taniguchi juga tidak melihat kekalahan sebagai alasan bagi tim untuk kehilangan keyakinan. Ia menilai para pemain dan staf masih memperlihatkan kepercayaan diri setelah pertandingan berakhir.

“Ketika saya melihat wajah mereka, mereka masih memiliki kepercayaan diri. Para staf dan semua pemain juga masih memiliki kepercayaan diri,” ujarnya.

Fokus Memperbaiki Semua Aspek

Menurut Taniguchi, Putri Nusantara perlu meningkatkan seluruh unsur permainan sebelum kembali tampil. Perbaikan mencakup mentalitas, kondisi fisik, serta cara tim menjalani pertandingan.

“Semua harus kami tingkatkan. Semuanya akan kami perbaiki, lalu kami akan mencoba lagi pada pertandingan berikutnya,” tuturnya.

Laga melawan Singapura akan menjadi kesempatan bagi Putri Nusantara untuk menunjukkan hasil evaluasi setelah menghadapi Tailan. Tim diharapkan membawa ketahanan bertahan dan keyakinan yang masih tersisa ke pertandingan penting tersebut.

Baca Juga