Singapura Sudah Menyulitkan Indonesia dan Vietnam, Thailand Kini Punya Peringatan

Singapura kembali menunjukkan bahwa mereka bukan lawan mudah setelah memaksa Thailand mengubah cara bermain pada semifinal Piala AFF 2026. Meski kalah 1-3 di Stadion Jalan Besar, The Lions membuat Thailand kesulitan menguasai bola dan menerapkan tekanan tinggi.

Pengalaman itu memperkuat pelajaran Thailand dari fase grup, ketika Singapura menahan imbang Timnas Indonesia dan Vietnam. Hasil-hasil tersebut menjadi bahan Anthony Hudson untuk membaca ancaman yang akan kembali dihadapi pada leg kedua.

Pola Singapura Mengubah Permainan Thailand

Hudson menilai formasi Singapura menciptakan persoalan tersendiri bagi Thailand. Struktur tuan rumah membatasi kemampuan Gajah Perang menekan permainan sebagaimana yang diinginkan.

“Saya rasa mereka adalah tim yang rumit untuk dilawan, terutama karena formasi mereka. Hal itu membuat sulit untuk melakukan tekanan melawan tim seperti ini,” ujar Hudson.

Thailand pada dasarnya ingin mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola. Namun, pertandingan di Jalan Besar justru lebih banyak membawa mereka ke situasi serangan balik.

Pendekatan transisi cepat itu menghasilkan kemenangan, tetapi bukan gaya utama Thailand. Hudson memandang keadaan tersebut sebagai tanda bahwa Singapura mampu membuat lawan bermain di luar kebiasaan.

Tiga Gol Menjadi Modal Thailand

Thailand menang 3-1 pada leg pertama berkat dua gol Teerasak Poeiphimai dan satu gol Seksan Ratree. Ilhan Fandi membukukan gol tunggal Singapura melalui sepakan akurat.

Keunggulan dua gol memberi Thailand posisi yang lebih baik menjelang laga penentuan. Namun, Singapura masih dapat mengejar selisih tersebut ketika bertandang ke Bangkok.

PertandinganWaktu dan LokasiHasil atau Status
Singapura vs ThailandSabtu (15/8), Stadion Jalan BesarThailand menang 3-1
Thailand vs SingapuraSelasa (18/8), Stadion Rajamangala, BangkokLeg kedua semifinal

Hasil Grup Menjadi Bahan Evaluasi

Sebelum semifinal, Singapura mengumpulkan dua poin dari hasil imbang melawan Indonesia dan Vietnam. Raihan itu mengantar The Lions ke babak empat besar.

Thailand memanfaatkan dua pertandingan tersebut untuk mempelajari permainan Singapura. Hudson melihat karakter lawan yang sama kembali memberi tantangan ketika Thailand bertamu pada leg pertama.

Leg kedua di Stadion Rajamangala akan menjadi ujian bagi Thailand untuk memperbaiki penguasaan bola. Hudson menginginkan timnya tampil lebih dominan, bukan hanya mempertahankan keunggulan agregat.

“Ketika sampai di semifinal, semifinal adalah tentang kemenangan. Saya pikir ini mungkin pertama kalinya kami benar-benar tidak mampu mengontrol bola dan mendominasi bola,” kata Hudson melalui situs resmi Piala AFF 2026.

Thailand memiliki keuntungan hasil, sedangkan Singapura membawa kebutuhan untuk mengejar dua gol. Pertandingan di Bangkok akan memperlihatkan apakah Thailand mampu mengembalikan kontrol permainan setelah mendapat peringatan dari pola yang sebelumnya juga menyulitkan Indonesia dan Vietnam.

Baca Juga