Shelling Muncul 6.000 Km Jauh, Rekaman Baru dari Hervey Bay Australia

Teknik berburu lumba-lumba dengan cangkang kerang kini terdokumentasi di Hervey Bay, Queensland, Australia. Lokasi ini berada lebih dari 6.000 kilometer dari Shark Bay, wilayah yang sebelumnya menjadi pusat bukti ilmiah perilaku tersebut.

Jarak antarpopulasi itu membuat temuan baru menjadi penting bagi penelitian perilaku hewan laut. Penggunaan alat untuk mencari makan mungkin tidak hanya dimiliki oleh satu populasi lumba-lumba di Australia.

Video penelitian dari Hervey Bay menjadi dokumentasi pertama shelling di pantai timur Australia. Studi mengenai pengamatan tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Marine Mammal Science.

Perilaku yang Sudah Pernah Terlihat

Indikasi awal keberadaan teknik itu di Hervey Bay sebenarnya telah muncul sebelum video penelitian dibuat. Operator kapal wisata setempat pernah menerima foto dari wisatawan pada 2013 dan 2019.

Menurut laporan Kompas.com yang mengutip Phys.org, dokumentasi itu lama tersimpan sebagai arsip. Penelitian mengenai perilaku lumba-lumba di Hervey Bay pada masa itu masih terbatas.

Video terbaru menunjukkan bahwa teknik tersebut bukan perilaku yang baru muncul di kawasan itu. Rekaman juga menampilkan dengan lebih jelas bagaimana lumba-lumba menggunakan cangkang untuk memperoleh ikan.

Langkah-langkah Shelling

Shelling adalah teknik saat lumba-lumba menggunakan cangkang kerang kosong sebagai perangkap. Hewan itu menggiring ikan sampai masuk ke rongga cangkang yang berada di air.

Setelah mangsa masuk, lumba-lumba membawa cangkang ke permukaan dengan moncongnya. Cangkang kemudian diguncang untuk membuang air sehingga ikan yang terjebak dapat keluar menuju mulutnya.

TahapAksiHasil Akhir
MenggiringIkan diarahkan ke rongga cangkangIkan tertahan di dalam cangkang
MengangkatCangkang dibawa ke permukaanPerangkap keluar dari air
MengguncangAir dikeluarkan dari ronggaIkan keluar untuk dimakan

Alexis Levengood, ahli perilaku hewan dari University of the Sunshine Coast, menyaksikan peristiwa itu dari kapal penelitian. Kepada BBC Wildlife Magazine, ia mengatakan, “Saya mulai berteriak karena tahu persis seperti apa shelling itu.”

Induk dan Anak dalam Satu Rekaman

Nilai lain dari pengamatan di Hervey Bay muncul dari rekaman induk betina dan anaknya pada Oktober 2025. Sang induk terlihat membawa cangkang ke permukaan ketika sedang mencari makan.

Induk itu menjatuhkan cangkang karena mengejar ikan yang lolos. Anak lumba-lumba kemudian mengambil cangkang tersebut dan beberapa menit setelahnya terlihat mengangkatnya ke permukaan.

Drone menangkap ikan kadal atau lizardfish yang menggantung dari cangkang milik anak lumba-lumba. Peneliti menilai adegan ini dapat menjadi bukti pertama bahwa shelling dipelajari dari induk ke anak.

Lumba-lumba yang diamati merupakan lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik, atau Tursiops aduncus. Kedekatan anak dengan induk saat mencari makan memberi ruang untuk mengamati dan meniru keterampilan tersebut.

Di Australia Barat, sebagian lumba-lumba juga memakai spons laut pada moncongnya saat mencari makanan di dasar berbatu. Spons itu berfungsi sebagai pelindung, sedangkan cangkang di Hervey Bay digunakan secara langsung untuk menjebak dan mengambil ikan.

Perbedaan fungsi benda-benda tersebut memperlihatkan kemampuan lumba-lumba menyesuaikan perilaku mencari makan dengan lingkungannya. Temuan di Hervey Bay menambah gambaran tentang keragaman penggunaan alat pada mamalia laut ini.

Baca Juga