Tim penyelamat telah menemukan lima pendaki Bosnia dan Herzegovina yang meninggal di Gunung Elbrus. Namun, cuaca ekstrem belum mengizinkan evakuasi tiga jenazah yang masih berada di kawasan lereng tinggi.
Dua jenazah sudah berhasil dibawa turun dari sekitar 5.350 meter, sementara dua anggota rombongan lain selamat. Para penyintas telah dievakuasi untuk memperoleh perawatan medis setelah insiden badai di gunung tersebut.
Lokasi Korban Sudah Diketahui
Cabang regional Komite Investigasi Federasi Rusia mengonfirmasi bahwa lokasi tiga korban meninggal telah ditemukan tim SAR. Hambatan terbesar kini bukan pencarian, melainkan kemampuan petugas untuk bergerak aman di tengah badai.
Angin kencang dan cuaca buruk membuat proses membawa korban turun harus ditunda. Petugas tidak dapat memaksakan operasi karena kondisi di dataran tinggi dapat berubah dalam waktu singkat.
| Rincian Operasi | Jumlah | Kondisi |
|---|---|---|
| Korban meninggal ditemukan | 5 orang | Seluruhnya telah terdeteksi |
| Jenazah berhasil dievakuasi | 2 orang | Dari sekitar 5.350 meter |
| Jenazah menunggu evakuasi | 3 orang | Terhambat kondisi cuaca |
| Anggota rombongan selamat | 2 orang | Telah dibawa untuk perawatan |
Kementerian Situasi Darurat Rusia menyatakan dua jenazah dapat dievakuasi dalam operasi yang berlangsung di area tinggi Elbrus. Keberhasilan itu belum dapat diterapkan pada tiga korban lain karena badai belum mereda.
Rombongan dari Bosnia Tengah
Seluruh korban dalam musibah tersebut disebut sebagai warga negara Bosnia dan Herzegovina. Mereka dilaporkan berasal dari Zenica, sebuah kota di wilayah Bosnia tengah.
Di antara anggota ekspedisi terdapat pasangan suami istri serta seorang dokter perempuan yang bekerja di rumah sakit setempat. Laporan yang tersedia tidak mengungkapkan identitas individu dari para korban.
Informasi mengenai asal rombongan penting dalam penanganan tragedi ini karena para pendaki berasal dari satu kota. Meski begitu, operasi di lapangan tetap berpusat pada upaya menyelesaikan pemindahan tiga jenazah yang tertinggal.
Elbrus Memiliki Risiko Cuaca Mendadak
Gunung Elbrus memiliki ketinggian 5.642 meter di atas permukaan laut dan berada di utara perbatasan Rusia dengan Georgia. Kawasan ini dikenal memiliki perubahan cuaca cepat yang dapat membuat situasi pendakian memburuk dalam waktu singkat.
Dalam insiden ini, badai menjadi ancaman bagi rombongan pendaki sekaligus tim penyelamat. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa evakuasi di ketinggian membutuhkan waktu dan tidak selalu dapat dilakukan segera setelah korban ditemukan.
RIA Novosti pada Minggu, 26 Juli 2026, melaporkan badai serta hembusan angin kuat masih membayangi kawasan Elbrus. Cuaca itu membatasi pergerakan petugas yang berusaha menjangkau dan membawa korban ke lokasi lebih aman.
Hingga pembaruan terakhir, dua pendaki selamat telah berada dalam penanganan medis. Kelanjutan evakuasi tiga jenazah akan bergantung pada kondisi cuaca di Gunung Elbrus.






