Setelah Laba Bersih Tumbuh Dua Digit, DBS Indonesia Bersiap Ganti Pemimpin

DBS Indonesia bersiap berganti pemimpin setelah mencatat pertumbuhan laba bersih dua digit pada 2025 di bawah kepemimpinan Lim Chu Chong. Adrian Chai akan mengambil alih jabatan Presiden Direktur mulai 1 Desember 2026.

Pergantian tersebut menandai berakhirnya masa tugas Lim di Indonesia yang dimulai sejak 2022. Lim akan melanjutkan kariernya sebagai CEO DBS Taiwan efektif 1 Januari 2027.

Selama memimpin DBS Indonesia, Lim turut memperkuat pembiayaan berkelanjutan dan wealth management. Program serta capaian itu menjadi bagian dari konteks peralihan tugas kepada Chai pada akhir 2026.

Adrian Chai datang dari perbankan institusional

Chai sebelumnya menjabat Managing Director di Institutional Banking Group DBS. Posisi tersebut membawanya menangani sektor industri strategis, mulai dari otomotif hingga logam dan pertambangan.

Sektor pangan dan agribisnis juga berada dalam cakupan penanganannya di IBG DBS. Dalam peran itu, Chai turut mendorong posisi DBS sebagai mitra perusahaan multinasional di Asia.

Pada 2023, ia membentuk IBG Foreign Direct Investment Desk. Inisiatif tersebut ditujukan untuk menangkap peluang arus investasi asing di Singapura dan kawasan Asean.

Pengalaman Chai di DBS tidak terbatas pada kawasan Asia Tenggara. Ia pernah menjabat Head of Large Corporates di DBS China pada periode 2013 hingga 2018.

Rekam jejak itu menjadi dasar sebelum ia menerima mandat baru sebagai pemimpin DBS Indonesia. Pengangkatannya diumumkan dalam rangkaian perubahan posisi senior di lingkungan DBS.

Indonesia menjadi titik awal transisi

Jadwal perubahan memperlihatkan Indonesia sebagai pasar pertama yang menjalani pergantian jabatan. Penugasan berikutnya berlangsung di Taiwan dan kemudian Hong Kong.

EksekutifPenugasan BaruMulai Berlaku
Adrian ChaiPresiden Direktur DBS Indonesia1 Desember 2026
Lim Chu ChongCEO DBS Taiwan1 Januari 2027
Ng Sier HanCEO DBS Hong Kong1 Maret 2027

Menurut Investor Daily, perpindahan Lim ke Taiwan berlaku satu bulan setelah Chai mulai menjalankan tugas di Indonesia. Dengan demikian, transisi di DBS Indonesia akan lebih dahulu berlangsung sebelum Lim memulai posisi barunya.

Rotasi DBS juga mencakup penunjukan Ng Sier Han sebagai CEO DBS Hong Kong. Ia akan menggantikan Sebastian Paredes yang memasuki masa pensiun.

Paredes selanjutnya akan menjalankan peran sebagai Senior Advisor setelah pensiun dari jabatan CEO. Perubahan tersebut memperlihatkan perpindahan kepemimpinan DBS yang menjangkau sejumlah pasar utama Asia.

CEO DBS Tan Su Shan menyampaikan apresiasi atas pengangkatan para eksekutif senior itu. “Saya yakin mereka akan terus memperkuat jaringan bisnis kami dan membawanya mencapai pencapaian yang lebih tinggi lagi,” kata Tan Su Shan.

Bagi DBS Indonesia, pergantian ini menghubungkan capaian masa kepemimpinan Lim dengan pengalaman institusional yang dibawa Adrian Chai. Chai dijadwalkan memulai kepemimpinannya tepat pada 1 Desember 2026.

Baca Juga