Pafos FC harus mengejar defisit 0-1 sambil menghadapi absennya empat pemain pada leg kedua melawan Red Bull Salzburg. Kondisi tersebut membuat tugas tuan rumah di Stadion Alphamega, Limassol, menjadi jauh lebih rumit.
Sebaliknya, Salzburg hanya perlu menjaga keunggulan satu gol yang diraih pada leg pertama. Tim asuhan Danny Rohl tiba dengan catatan belum terkalahkan dalam empat laga kompetitif awal musim.
Domingos Quina, Sema, Charalambos Kyriakidis, dan Jaja tidak tersedia untuk Pafos karena cedera serta hukuman kartu. Ricardo Sa Pinto pun harus menyusun strategi dengan pilihan yang lebih terbatas dalam pertandingan Kamis, 13 Agustus 2026.
Pafos tidak cukup hanya tampil rapat karena mereka memerlukan gol untuk membalikkan agregat. Namun, dorongan menyerang yang berlebihan dapat memberi Salzburg kesempatan memperlebar keunggulan.
Kondisi Kedua Tim
| Tim | Posisi Menjelang Leg Kedua | Absensi |
|---|---|---|
| Pafos FC | Tertinggal agregat 0-1 | Domingos Quina, Sema, Charalambos Kyriakidis, Jaja |
| Red Bull Salzburg | Unggul agregat 1-0 | Enrique Aguilar |
Salzburg juga kehilangan Enrique Aguilar yang mengalami cedera lengan pada pertemuan pertama. Meski demikian, situasi mereka dinilai lebih stabil karena memiliki keunggulan agregat dan susunan pemain yang tetap kompetitif.
Keunggulan Salzburg tercipta sangat terlambat dalam laga pertama di Austria. Haris Tabakovic mencetak gol pada menit ke-88 untuk memberi timnya kemenangan 1-0.
Proyeksi Formasi di Limassol
Pafos diperkirakan memakai formasi 4-1-4-1 untuk menggabungkan kebutuhan bertahan dan menyerang. R. Majecki akan menempati posisi penjaga gawang di belakang N. Ioannou, David Luiz, David Goldar, dan Bruno Felipe.
I. Sunjic diproyeksikan menjadi gelandang yang bermain tepat di depan pertahanan. Biel, Pepe Rodrigues, Guga, dan V. Dragomir akan mendukung Lele yang ditempatkan sebagai penyerang.
Struktur ini memungkinkan Pafos mengisi lini tengah dengan banyak pemain saat menguasai bola. Kehadiran pemain di area tersebut juga penting untuk menekan aliran serangan Salzburg sebelum mencapai pertahanan.
Salzburg dijadwalkan mempertahankan formasi 4-2-3-1. C. Zawieschitzky akan menjaga gawang dengan D. Schmid, V. Zabransky, K. Boma, serta N. Veratschnig membentuk lini belakang.
B. Mazurek dan A. Barry diproyeksikan mengisi dua posisi di tengah. D. Redzic, Y. Vertessen, dan S. Kitano akan berada di belakang Tabakovic.
Peran Tabakovic menjadi penting setelah penyerang tersebut menentukan hasil leg pertama. Pafos harus membatasi pengaruhnya sambil tetap mencari jalan untuk mencetak gol.
Perebutan Jalur Kompetisi Eropa
Pertandingan ini menentukan kelanjutan perjalanan kedua klub di kompetisi Eropa. Pemenangnya akan menghadapi Mjallby pada babak playoff Liga Europa.
Tim yang kalah tetap memiliki jalur lain melalui playoff Conference League. Lawan berikutnya pada jalur tersebut adalah Auda atau Dinamo City.
Pafos FC memasuki laga dengan kebutuhan mendesak untuk membalikkan agregat di hadapan pendukung sendiri. Red Bull Salzburg membawa pendekatan berbeda, yakni mempertahankan skor sambil mengandalkan modal tak terkalahkan pada awal musim.






