Perjalanan udara langsung antara Bali dan Bandung kembali tersedia melalui layanan jet Garuda Indonesia. Rute Bali-Bandung-Bali beroperasi perdana pada Jumat, 14 Agustus 2026, dengan 324 penumpang dalam dua penerbangan.
Rute ini menawarkan konektivitas langsung bagi masyarakat yang bepergian antara dua daerah dengan aktivitas wisata dan ekonomi yang kuat. Pengoperasiannya juga membawa pesawat jet kembali ke Bandara Husein Sastranegara untuk penerbangan reguler.
Penumpang Terbagi Merata pada Dua Arah
Garuda Indonesia menerbangkan 162 penumpang dari Bali menuju Bandung melalui GA335. Pada penerbangan kembali, GA334 mengangkut 162 penumpang dari Bandung menuju Bali.
Kesetaraan jumlah penumpang di kedua arah membuat total layanan pada hari pertama mencapai 324 orang. Kedua penerbangan tersebut beroperasi dalam jadwal pergi-pulang pada hari yang sama.
| Rute | Penerbangan | Waktu Tiba | Jumlah Penumpang |
|---|---|---|---|
| Bali-Bandung | GA335 | 10.15 WIB | 162 |
| Bandung-Bali | GA334 | 14.30 Wita | 162 |
GA335 berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 09.44 Wita. Pesawat mendarat di Bandung pada pukul 10.15 WIB.
Untuk penerbangan pulang, GA334 meninggalkan Bandung pada pukul 11.47 WIB. Pesawat tiba kembali di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 14.30 Wita.
Kembalinya Jet ke Husein Sastranegara
Pendaratan GA335 memiliki arti lebih dari sekadar pembukaan rute baru. Beritasatu.com menyebut penerbangan itu sebagai penerbangan jet perdana di Bandara Husein Sastranegara setelah reoptimalisasi dilakukan.
Reoptimalisasi tersebut membuka kembali penggunaan bandara untuk penerbangan reguler. Dengan begitu, Bandung memperoleh tambahan akses udara langsung dari Bali.
Pgs General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Purna Irawan menyampaikan bahwa pembukaan rute ini menjadi momentum bagi hubungan antardaerah. Waktunya juga bertepatan dengan periode menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Penerbangan perdana rute ini menandakan reoptimalisasi kembali Bandara Husein Sastranegara Bandung untuk penerbangan reguler, yang juga bertepatan dengan momen menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia,” kata Purna Irawan di Denpasar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Ia berharap layanan baru ini dapat mempermudah perjalanan masyarakat.
Jaringan Domestik Bertambah
Penerbangan ke Bandung menambah pilihan tujuan domestik dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Hingga pertengahan Agustus 2026, bandara tersebut sudah terhubung dengan 23 rute domestik.
Secara keseluruhan, Bandara Ngurah Rai melayani 64 rute yang mencakup penerbangan domestik dan internasional. Rute Bali-Bandung-Bali menjadi salah satu pilihan bagi pengguna jasa yang membutuhkan konektivitas antardaerah.
Purna berharap penerbangan langsung tersebut dapat memperbesar peluang kunjungan wisata dan kegiatan bisnis. Pengelola bandara menyatakan komitmennya mendukung pengembangan jaringan dengan mengedepankan pelayanan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
Pihak Bandara Ngurah Rai mengapresiasi Garuda Indonesia serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembukaan rute ini. Operasional baru tersebut diharapkan memperkuat hubungan mobilitas dan ekonomi antara Bali dan Bandung.






