Rupiah hingga ICP Jadi Penentu, Prabowo Sampaikan Arah APBN 2027 ke DPR Hari Ini

Nilai tukar rupiah hingga harga minyak mentah Indonesia menjadi variabel penting dalam rancangan APBN 2027 yang akan dipaparkan Presiden Prabowo Subianto di DPR RI. Pemerintah dan DPR menyepakati rupiah pada rentang Rp16.800-Rp17.500 per dolar AS serta ICP di kisaran US$70-95 per barel.

Dua asumsi tersebut akan memengaruhi perhitungan penerimaan, belanja, dan pembiayaan negara pada tahun depan. Prabowo dijadwalkan menyampaikan RUU APBN 2027 bersama Nota Keuangan pada Jumat, 14 Agustus 2026, pukul 14.30 WIB.

Variabel ekonomi yang dipakai pemerintah

Selain kurs rupiah dan ICP, rancangan anggaran memakai target pertumbuhan ekonomi 5,8-6,5 persen. Inflasi ditetapkan dalam kisaran 1,5-3,5 persen sebagai bagian dari asumsi dasar makro 2027.

IndikatorRentang Asumsi 2027
Pertumbuhan ekonomi5,8-6,5%
Inflasi1,5-3,5%
Nilai tukar rupiahRp16.800-Rp17.500 per US$
Suku bunga SBN 10 tahun6,5-7,3%
Harga minyak mentah IndonesiaUS$70-95 per barel

Suku bunga Surat Berharga Negara tenor 10 tahun disepakati pada rentang 6,5-7,3 persen. Asumsi ini menjadi salah satu dasar perencanaan pembiayaan anggaran pemerintah.

Di sektor hulu migas, lifting minyak bumi ditargetkan 605.000-620.000 barel per hari. Lifting gas bumi dipatok pada kisaran 951.000-990.000 barel setara minyak per hari.

Target lifting tersebut mengalami penyesuaian dibandingkan dokumen KEM-PPKF awal. Data energi itu akan digunakan dalam pembahasan lebih lanjut mengenai penerimaan serta pengeluaran negara yang berhubungan dengan sektor energi.

Defisit dan target belanja negara

Pemerintah menargetkan pendapatan negara 2027 pada kisaran 12,01-12,40 persen terhadap PDB. Belanja negara direncanakan lebih besar, yakni antara 13,81-14,80 persen PDB.

KomponenTarget terhadap PDB
Pendapatan negara12,01-12,40%
Belanja negara13,81-14,80%
Keseimbangan primer0,45-0,14%
Defisit anggaran1,80-2,40%
Pembiayaan investasi0,50-0,90%

Defisit anggaran dipatok pada rentang 1,80-2,40 persen dari PDB. Keseimbangan primer direncanakan pada kisaran 0,45-0,14 persen PDB, dengan rasio pinjaman terhadap PDB dijaga pada 40,31-40,64 persen.

Pembiayaan investasi ditargetkan sebesar 0,50-0,90 persen terhadap PDB. Seluruh rentang itu akan menjadi bagian penting dalam pembahasan RUU APBN 2027 di parlemen.

Pidato kenegaraan dan agenda anggaran

Penyampaian RUU APBN 2027 berlangsung di Gedung DPR/MPR RI setelah rangkaian sidang kenegaraan pada hari yang sama. Kementerian Sekretariat Negara melalui akun Instagram resminya menyatakan pidato Presiden dibagi ke dalam dua sesi.

Pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dijadwalkan pukul 08.30 WIB. Penyampaian rancangan anggaran dan Nota Keuangan dijadwalkan pada pukul 14.30 WIB.

Rancangan APBN disusun setelah DPR RI menyetujui pembahasan pendahuluan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal serta Rencana Kerja Pemerintah 2027. Tahap itu menjadi dasar bagi pemerintah untuk menyusun arah anggaran tahun depan.

Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan hasil pembahasan pendahuluan RAPBN 2027 dan RKP 2027 menjadi pedoman penyusunan rancangan anggaran. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-23 Masa Persidangan V pada 2 Juli 2026.

“Laporan atas hasil pembahasan pendahuluan RAPBN 2027 dan RKP 2027 tersebut akan menjadi pedoman dalam penyusunan Rancangan APBN 2027,” kata Puan. Penyampaian Nota Keuangan oleh Presiden akan mengawali pembahasan lanjutan antara pemerintah dan DPR RI.

Baca Juga