Spanyol merebut gelar Piala Dunia 2026 untuk kedua kali dengan Rodri sebagai salah satu tokoh penting di lini tengah. Gelandang tersebut juga membawa pulang Golden Ball, penghargaan untuk pemain terbaik turnamen.
Pencapaian itu terasa menonjol karena Rodri sebelumnya menghadapi cedera lutut yang membuatnya absen panjang. Ia kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia setelah melewati proses pemulihan dari robekan ACL dan kerusakan meniskus.
Golden Ball menjadi pengakuan atas kontribusi Rodri dalam perjalanan Spanyol menuju gelar juara. Penghargaan itu juga mengangkat nama Rodrigo Hernández Cascante sejajar dengan sejumlah pemain besar yang pernah dikaitkan dengan prestise tersebut.
Lionel Messi, Zinedine Zidane, dan Ronaldinho termasuk figur sepak bola yang pernah mendapat sorotan terkait Golden Ball Piala Dunia. Bagi Rodri, penghargaan pada 2026 datang setelah periode yang penuh tantangan fisik.
Cedera yang Menghentikan Musimnya
Masalah besar itu bermula pada 22 September 2024 dalam laga Liga Inggris antara Manchester City dan Arsenal. Pertandingan tersebut berakhir 2-2, tetapi Rodri mengalami cedera lutut yang kemudian memaksanya menepi.
| Peristiwa | Waktu | Informasi Utama |
|---|---|---|
| Cedera Rodri | 22 September 2024 | Terjadi dalam laga Manchester City melawan Arsenal |
| Diagnosis lutut | Setelah pertandingan | Robekan ACL dan kerusakan meniskus |
| Kembali ke puncak | Piala Dunia 2026 | Meraih Golden Ball bersama Spanyol sebagai juara |
Diagnosis yang diterimanya mencakup robekan anterior cruciate ligament atau ACL serta gangguan pada meniskus. Cedera tersebut membuatnya harus absen sepanjang sisa musim 2024-2025.
Bagi pemain yang mengandalkan pergerakan dan kekuatan fisik, pemulihan dari kondisi ini menjadi tantangan besar. Rodri tidak hanya perlu kembali bermain, tetapi juga harus membangun lagi kemampuan untuk mengendalikan lini tengah.
Pemulihan yang Bertumpu pada Kekuatan Tubuh
Rodri menyebut penguatan otot sebagai prioritas dalam masa rehabilitasinya. Ia mengatakan lututnya tidak terasa goyah, meski kondisi fisiknya masih memerlukan pekerjaan lanjutan.
Kepada laman Manchester City, Rodri berkata, “Saya perlu meningkatkan kekuatan otot paha dan semuanya. Itu hal yang paling penting.” Ia juga menilai ketenangan mental menjadi bagian penting dalam menghadapi masa pemulihan.
“Saya merasa sangat baik. Dalam pikiran saya, semuanya baik-baik saja,” kata Rodri. Selama rehabilitasi, ia menghabiskan waktu bersama keluarga sambil melatih sejumlah bagian tubuh agar dapat kembali lebih kuat.
Pep Guardiola telah melihat proses tersebut sebagai jalan panjang yang tidak bisa dipercepat. Manajer Manchester City itu bahkan menyebut Piala Dunia 2026 sebagai waktu yang tepat bagi Rodri untuk kembali memperlihatkan kualitas terbaiknya.
Dalam pernyataan yang dikutip Sky Sports, Guardiola menegaskan bahwa tidak ada pemain yang bisa langsung tampil hebat lagi setelah cedera berat dalam enam sampai delapan bulan. Keyakinannya pada mental dan kualitas Rodri kemudian terjawab lewat gelar juara Spanyol serta Golden Ball yang diraih sang gelandang.






