Bukan Hanya Makanan, Respons Gempa NTT untuk 422 Warga Dilengkapi Genset

Respons darurat bagi warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur tidak berhenti pada pengiriman makanan. Pertamina Patra Niaga melengkapi bantuan untuk 422 penerima manfaat dengan perlengkapan sanitasi, obat-obatan, toilet portable, dan genset 3.000 watt.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 membuat kebutuhan dasar di lokasi terdampak perlu dipenuhi secara cepat. Tiga unit toilet portable ditempatkan di lokasi penampungan, sementara satu unit genset disiapkan untuk mendukung kebutuhan kondisi darurat.

Bantuan disalurkan melalui program Pertamina Peduli pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Perusahaan menyebut isi logistik disiapkan berdasarkan kebutuhan yang dilaporkan tim di wilayah bencana.

Sanitasi, Obat, dan Perlengkapan Pribadi

Kebutuhan kesehatan dan kebersihan menjadi bagian dari paket bantuan yang dikirim ke warga terdampak. Barang yang disalurkan antara lain paracetamol, obat diare, vitamin, minyak kayu putih, pampers, pembalut wanita, sabun mandi, serta tisu basah.

Perlengkapan tersebut mendukung fasilitas toilet portable yang telah ditempatkan di penampungan. Genset berkapasitas 3.000 watt juga menjadi sarana pendukung untuk menghadapi situasi darurat di lokasi.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bantuan dirancang mengikuti informasi dari lapangan. Ia menyebut tim perusahaan di area terdampak menyampaikan barang yang dibutuhkan warga sebelum pengiriman dilakukan.

“Tim Pertamina Patra Niaga di wilayah terdampak memberikan informasi kebutuhan bantuan dan per hari ini (15/8) kami telah mengirimkan bantuan tersebut. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa makanan, tetapi juga berbagai kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Kitty Andhora.

Rincian Logistik Pangan

Di samping kebutuhan sanitasi dan medis, Pertamina Patra Niaga menyalurkan pangan siap santap untuk kebutuhan awal warga. Jumlah makanan siap santap yang dikirim mencapai lebih dari 250 porsi.

Jenis BantuanJumlah
Makanan siap santapLebih dari 250 porsi
Air mineral100 dus
Biskuit20 dus
Roti15 dus
Susu UHT20 dus

Paket pangan turut berisi 100 dus air mineral, 20 dus biskuit, 15 dus roti, dan 20 dus susu UHT. Pasokan makanan siap santap diprioritaskan untuk menjawab kebutuhan warga yang memerlukan konsumsi segera setelah gempa.

Menurut Kitty, bantuan tidak semata dinilai dari banyaknya logistik yang tersalurkan. Kesesuaian barang dengan kebutuhan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam penanganan bencana.

“Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa hadir dan membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak. Bantuan yang kami siapkan bukan hanya soal jumlah, tetapi bagaimana bantuan tersebut bisa benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan,” kata Kitty Andhora.

Distribusi Menyesuaikan Kondisi Lapangan

Perwakilan warga terdampak menyampaikan bahwa bantuan telah diterima oleh masyarakat. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga atas bantuan darurat yang diberikan.

“Alhamdulillah, malam ini kami telah menerima bantuan untuk masyarakat terdampak gempa. Kami mewakili seluruh warga yang terdampak mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga atas bantuan yang telah diberikan,” ujar perwakilan masyarakat terdampak.

Sebelum penyaluran tahap awal ini, Fuel Terminal Reo telah menjalankan aksi tanggap darurat dengan membagikan bantuan pangan ke wilayah sekitarnya. Pertamina Patra Niaga menyatakan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait terus berlangsung selama pemulihan bencana.

Baca Juga