Renovasi sarana pendidikan ditargetkan menjangkau sekolah di pulau terluar, daerah terpencil, hingga pesantren. Presiden Prabowo Subianto menetapkan target seluruh satuan pendidikan di Indonesia selesai direnovasi pada 2029.
Pemerintah menyebut wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T sebagai bagian dari cakupan program. Langkah itu ditujukan agar perbaikan tidak hanya terpusat pada wilayah yang mudah dijangkau.
Miangas Menjadi Contoh Jangkauan Program
Pulau Miangas di Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, menjadi salah satu lokasi yang disebut Prabowo. Ia mengatakan sekolah di pulau tersebut telah diperbaiki oleh pemerintah.
Pemerintah juga akan memperbaiki puskesmas di Pulau Miangas. Pulau itu berada di wilayah terluar Indonesia dan menjadi contoh perhatian pemerintah terhadap daerah yang jauh dari pusat layanan.
Untuk mendukung pelaksanaan di wilayah sulit dijangkau, pemerintah disebut telah membentuk satuan tugas khusus. Cakupan kerja satgas itu meliputi pulau-pulau terluar dan terpencil di berbagai daerah.
Prabowo menyebut Sabang sebagai pulau paling barat Indonesia dan Merauke sebagai wilayah yang masuk perhatian pemerintah. Program perbaikan sarana pendidikan, menurutnya, akan dijalankan di seluruh Indonesia.
Dua Tahun Pengejaran 100.000 Sekolah
Penyelesaian pada 2029 akan didahului target renovasi 100.000 sekolah pada 2027. Pemerintah juga memasang jumlah target yang sama pada 2028.
Percepatan itu muncul setelah capaian perbaikan sekolah meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga tahun ini, lebih dari 71.744 sekolah telah diperbaiki, sedangkan tahun sebelumnya tercatat 17.000 sekolah.
| Periode | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Tahun sebelumnya | 17.000 sekolah | Telah diperbaiki |
| Tahun ini | Lebih dari 71.744 sekolah | Telah diperbaiki |
| 2027 | 100.000 sekolah | Target renovasi |
| 2028 | 100.000 sekolah | Target renovasi |
| 2029 | Seluruh sekolah | Target penyelesaian |
“Sampai tahun ini kita telah perbaiki lebih dari 71.744 sekolah. Tahun lalu 17.000, tahun ini 71.000 lebih. Tahun depan target kita 100.000,” kata Prabowo.
Rencana tersebut disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR 2026 pada Jumat, 14 Agustus 2026. Pemerintah menempatkan kenaikan target tahunan sebagai langkah untuk mengejar pemerataan revitalisasi pendidikan secara nasional.
Seluruh Jenjang, Termasuk Pesantren
Target 2029 mencakup sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan sekolah menengah kejuruan. Lembaga pendidikan pesantren juga masuk dalam sasaran penyelesaian renovasi.
“Tahun 2028 100.000. Tahun 2029 semua sekolah di Indonesia, SD, SMP, SMA, SMK termasuk di pesantren-pesantren harus kita selesai renovasi,” ujar Prabowo.
Program revitalisasi ini menggabungkan target jumlah renovasi yang meningkat dengan perluasan jangkauan wilayah. Pemerintah menargetkan sekolah di seluruh Indonesia, termasuk kawasan 3T, dapat memperoleh perbaikan sarana sebelum 2029 berakhir.






