Rekor 297.366 Suara Puan Jadi Tantangan Kaesang Saat Bidik Kursi DPR dari Solo

Perolehan 297.366 suara Puan Maharani pada Pemilu 2024 menjadi catatan elektoral penting di Dapil Jawa Tengah V. Rekor suara itu kini menjadi latar persaingan baru setelah Kaesang Pangarep menyatakan rencana maju sebagai bakal calon anggota DPR RI dari wilayah tersebut.

Dapil Jawa Tengah V dikenal sebagai basis kuat PDI Perjuangan dan merupakan daerah pemilihan Puan. Kaesang bersama PSI akan menghadapi kontestasi di wilayah yang telah memiliki kekuatan politik mapan.

Puan juga pernah memperoleh 242.504 suara saat Pemilu 2009 di daerah pemilihan yang sama. Dua catatan itu menunjukkan besarnya dukungan yang pernah dibangun Puan di kawasan Solo dan sekitarnya.

PemiluSuara Puan MaharaniKeterangan
2009242.504 suaraDapil Jawa Tengah V
2024297.366 suaraPerolehan tertinggi

Kaesang Menyatakan Niat Maju

Kaesang menyampaikan rencana pencalonannya dalam Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Kota Solo pada Sabtu (25/7/2026) malam. Ketua Umum PSI itu meminta kader partainya tetap solid untuk menghadapi Pemilu 2029.

Ia mengatakan pesan yang disampaikan kepada kader dalam forum tersebut tidak hanya datang dari posisinya sebagai pimpinan partai. Kaesang menyebut dirinya hadir pula sebagai bakal calon legislatif dari Dapil V Jawa Tengah.

“Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai Ketua Umum. Tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah,” ujar Kaesang. Ia menyatakan akan mendampingi seluruh kader, terutama kader PSI di Solo.

“Insya Allah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo,” katanya. Pernyataan tersebut memperlihatkan fokus awal konsolidasi partai berada di salah satu wilayah utama dalam dapil tersebut.

Cakupan Dapil Jawa Tengah V

Dapil Jawa Tengah V mencakup Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Boyolali. Empat wilayah ini akan menjadi arena kerja politik PSI dalam menghadapi pemilihan legislatif 2029.

Joko Widodo menilai pilihan Kaesang memasuki dapil tersebut sudah dihitung dengan mempertimbangkan berbagai risiko. Meski demikian, ia mengakui persaingan di Jawa Tengah V tidak ringan.

“Itu sudah menjadi keputusan Kaesang, saya kira sudah dihitung. Sudah dikalkulasi, resiko-resikonya,” ujar Jokowi di kediamannya, Rabu (12/8/2026).

Jokowi menyebut PSI memiliki tim yang berkaitan dengan hitung-hitungan politik. Namun, ia kembali menegaskan bahwa Dapil Jawa Tengah V merupakan daerah pemilihan yang sangat berat.

Ia meminta seluruh instrumen pendukung bekerja maksimal dan segera menguasai lapangan. Jokowi juga membantah bahwa dirinya memberi arahan khusus atas langkah politik putranya.

“Ndak ada, ndak ada, ndak pernah ada,” tegas Jokowi. Penegasan itu disampaikan untuk menjawab isu intervensi dalam keputusan Kaesang maju dari dapil tersebut.

PDIP Menyebut Pencalonan sebagai Hak Politik

Puan Maharani menyatakan semua partai berhak mengajukan kader atau nama di setiap daerah pemilihan. Ketua DPP PDI Perjuangan itu menyampaikan pandangan tersebut ketika ditanya mengenai rencana pencalonan Kaesang.

“Hak setiap parpol untuk mengajukan setiap nama di semua dapil,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Sikap ini menempatkan persaingan mendatang dalam kerangka hak politik setiap partai.

Ganjar Pranowo menyampaikan pandangan yang sejalan. Ketua DPP PDIP itu mengatakan masyarakat memiliki hak untuk turut serta dalam pemerintahan dan negara melindungi hak tersebut.

Dengan rekam jejak suara Puan yang tinggi serta kebutuhan konsolidasi PSI di empat wilayah dapil, persaingan Jawa Tengah V akan menjadi salah satu perhatian menuju Pemilu 2029. Kaesang memasuki kontestasi yang terbuka bagi semua partai, tetapi memiliki tingkat persaingan yang telah diakui berat.

Baca Juga