Rekaman dari saluran YouTube Denny Sumargo diputar dalam persidangan perselisihan Richard Lee dan Dokter Detektif atau Doktif. Tayangan itu menjadi bahan perdebatan karena memperlihatkan produk White Tomato yang dibuka dalam sebuah konten.
Tim kuasa hukum Richard Lee menggunakan video tersebut untuk mempertanyakan konsistensi keterangan Doktif tentang jumlah produk yang dimilikinya. Sebelumnya, Doktif disebut menerangkan bahwa ia membeli satu boks produk untuk kepentingan barang bukti hukum.
Sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Tangerang pada Kamis (13/8/2026). Rekaman itu dibahas sebagai salah satu materi dalam pemeriksaan perselisihan kedua pihak.
Kuasa Hukum Richard Lee Menunjukkan Rekaman
Faizal Hafied selaku kuasa hukum Richard Lee menyebut video yang dipertontonkan berasal dari kanal Denny Sumargo. “Yang tadi saya kirim dari saluran YouTube Denny Sumargo,” kata Faizal Hafied di hadapan persidangan.
Dalam rekaman tersebut, Doktif disebut meminta Denny Sumargo membaca kandungan White Tomato. Bagi pihak Richard Lee, adegan itu relevan untuk menelusuri asal produk yang tampak berada dalam pembahasan Doktif.
Tim Richard Lee mempertanyakan produk yang terlihat dibuka dalam konten itu karena dianggap berada di luar satu boks yang disebut sebagai barang bukti. Mereka menilai perlu ada penjelasan mengenai apakah produk tersebut didapat melalui pembelian lain.
Faizal Hafied kemudian menyinggung dugaan ketidaksesuaian antara keterangan pembelian dengan visual dalam tayangan. “Hei, hei, kamu ketahuan berbohong lagi,” ujar Faizal Hafied saat pembahasan berlangsung.
Doktif Membantah Tudingan Pembelian Tambahan
Doktif langsung memberikan jawaban atas pertanyaan dan tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembelian pribadi terhadap White Tomato hanya dilakukan satu kali.
Menurut Doktif, tidak semua produk yang muncul dalam konten berasal dari barang yang dibelinya sendiri. Ia menyebut produk lain dapat berasal dari orang-orang yang menyerahkannya setelah pembahasan White Tomato mendapat perhatian.
Doktif juga menyampaikan bahwa ia memiliki klinik dan banyak pasien. Dalam keterangannya, ia menyebut ada pasien yang dianggap sebagai korban White Tomato dan menyerahkan produk tanpa ia beli.
“Membeli sekali Yang Mulia, pada saat konten ini viral saya punya klinik saya punya banyak pasien yang banyak juga korban White Tomato yang menyerahkan (produk) tanpa saya beli,” jawab Doktif. Penjelasan itu disampaikan untuk menerangkan keberadaan produk yang tampak dalam video bersama Denny Sumargo.
Menurut laporan Detik Hot, rekaman dari saluran YouTube Denny Sumargo memang diserahkan sebagai bagian dari pembahasan di persidangan. Video tersebut mempertemukan dua penafsiran yang berbeda atas jumlah dan sumber produk White Tomato.
Pihak Richard Lee menilai tayangan itu memunculkan pertanyaan atas keterangan barang bukti yang sebelumnya disampaikan. Di sisi lain, Doktif mempertahankan penjelasan bahwa tambahan produk berasal dari penyerahan pihak lain, bukan hasil pembelian pribadi tambahan.






