Presiden Prabowo Subianto mengaitkan pembelajaran bahasa asing sejak sekolah dasar dengan kesiapan anak menghadapi dunia kerja. Ia menilai anak perlu memiliki kemampuan lebih agar peluang mereka diterima di berbagai tempat kerja semakin luas.
Karena pertimbangan itu, Prabowo menginginkan pelajaran bahasa asing dimulai dari kelas 1 SD. Anak-anak, menurut dia, lebih cepat belajar dan menyerap kata-kata dalam bahasa asing bila diperkenalkan sejak dini.
“Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. Saudara-saudara sekalian. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing,” kata Prabowo. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato yang ditayangkan melalui akun YouTube resmi Sekretariat Presiden.
Akses Pendidikan dan Kemampuan Tambahan
Prabowo menempatkan penguasaan bahasa sebagai bagian dari upaya memberi akses pendidikan terbaik bagi anak Indonesia. Kemampuan itu disebut dapat menjadi bekal ketika mereka melanjutkan pendidikan hingga mencari lapangan kerja.
Ia mengatakan anak-anak harus mempunyai kemampuan tambahan agar dapat diterima di banyak tempat. Gagasan tersebut berfokus pada penguatan kompetensi sejak tahap awal Pendidikan SD.
Bahasa Inggris, Mandarin, Arab, dan Rusia merupakan sejumlah bahasa yang masuk perhatian dalam arahannya. Prabowo menegaskan penggunaan bahasa-bahasa asing itu penting untuk dikuasai anak-anak Indonesia.
Pelaksanaan Belum Dirinci
Meski target pembelajaran sejak kelas 1 SD telah disampaikan, rincian kebijakannya belum diumumkan. Pidato itu belum menjelaskan mata pelajaran, metode pengajaran, maupun tahapan penerapan di sekolah.
Prabowo juga menyinggung peran tenaga pendidik dalam mendukung rencana tersebut. Pemerintah akan menghimpun guru-guru terbaik, termasuk pengajar bahasa asing.
“Pelajaran apapun kita akan mengumpulkan guru-guru terbaik, termasuk bahasa asing. Bahasa asing mutlak harus kita kuasai,” ujarnya. Ketersediaan guru menjadi salah satu bagian yang mendapat penekanan dalam penyampaian rencana itu.
Wacana ini disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen RI, Jakarta, pada Jumat, 14 Agustus 2026. Agenda kenegaraan tersebut juga dihadiri anggota Dewan, pemimpin lembaga tinggi negara, serta para ketua umum partai politik.
| Waktu | Agenda Pidato |
|---|---|
| Pagi hari | Rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD |
| 14.30 WIB | Penjelasan mengenai RUU APBN 2027 |
Prabowo menyampaikan pidato dalam dua sesi pada hari yang sama. Pernyataan mengenai bahasa asing muncul dalam rangkaian sidang bersama DPR, MPR, dan DPD RI.
Hingga kini, gagasan pengajaran bahasa asing sejak kelas awal masih berupa rencana yang disampaikan Presiden. Detail tindak lanjut penerapannya bagi siswa sekolah dasar belum dijelaskan.






