Program bantuan stimulan perumahan swadaya yang telah menjangkau 400 ribu penerima manfaat berpeluang mengalami penyesuaian. Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan bantuan dalam bentuk material agar cakupan penerimanya dapat diperbesar.
Selama ini, dukungan program diberikan senilai Rp20 juta untuk setiap rumah. Pemerintah kini membuka opsi agar sebagian bantuan dapat disalurkan sebagai semen, genteng, kayu, atau baja ringan.
| Data Program | Nilai atau Opsi |
|---|---|
| Bantuan per rumah saat ini | Rp20 juta |
| Penerima manfaat | 400 ribu |
| Arah perubahan yang dikaji | Bantuan material |
| Jenis material yang disebut | Semen, genteng, kayu, baja ringan |
Wacana penyaluran bahan bangunan disampaikan Prabowo dalam taklimat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/7). Ia mengarahkan Kementerian Sosial dan Kementerian Perumahan Rakyat untuk melakukan kajian atas kemungkinan tersebut.
Perubahan bentuk dukungan itu dinilai dapat menjadi jalan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Namun, belum ada keputusan bahwa bantuan tunai Rp20 juta akan langsung digantikan oleh material.
Material Dipertimbangkan sebagai Alternatif Dana Tunai
Prabowo mengemukakan kemungkinan bantuan tidak diberikan dalam bentuk uang. Ia menyebut penyaluran kebutuhan bangunan secara langsung dapat membuat jumlah penerima program bertambah.
“Mungkin kita tidak kasih uang, tapi kita kasih bahan. Kasih semen, genteng, kayu atau kasih baja ringan dan sebagainya supaya lebih banyak bisa menerima,” ujar Prabowo.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa material bangunan sedang diposisikan sebagai alternatif skema penyaluran. Bahan yang disebut Presiden merupakan kebutuhan dasar yang dapat digunakan dalam perbaikan rumah.
CNN Indonesia melaporkan, dorongan untuk memperluas jumlah penerima manfaat menjadi pertimbangan utama dalam pembahasan ini. Karena itu, kajian tidak hanya akan menentukan jenis bantuan, tetapi juga potensi jangkauan program bagi keluarga lain.
Belum Ada Rincian Pelaksanaan
Pemerintah belum menjelaskan nilai atau jumlah bahan bangunan yang mungkin diterima setiap keluarga. Detail mengenai tata cara distribusi, kriteria penerima tambahan, dan waktu penerapan juga belum diumumkan.
Kajian oleh Kementerian Sosial dan Kementerian Perumahan Rakyat akan menjadi tahap berikutnya sebelum keputusan dibuat. Hasilnya akan menentukan apakah bantuan material dapat diterapkan dalam bantuan stimulan perumahan swadaya.
Dengan jumlah penerima yang sudah mencapai 400 ribu, program ini memiliki basis jangkauan yang besar. Usulan baru tersebut membuka kemungkinan penyesuaian mekanisme untuk mendorong perluasan manfaat pada tahap berikutnya.
Untuk saat ini, bantuan material masih merupakan opsi yang sedang ditelaah pemerintah. Penyaluran semen, genteng, kayu, dan baja ringan belum diumumkan sebagai kebijakan final.






