Universitas Nusa Cendana membuka posko utama dan dua hotline untuk memusatkan bantuan setelah gempa bumi melanda Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Posko di Gedung Dharma Wanita Persatuan Rektorat Undana, Kupang, menjadi pusat penerimaan logistik, informasi, serta pendaftaran relawan.
Koordinasi bantuan juga dapat dilakukan melalui hotline Pak Nixon di 0813 5506 9500 dan Pak Willy di 0821 2247 6811. Undana menyiapkan delapan respons agar data lapangan dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak dapat berjalan terpadu.
1. Membuka posko utama
Posko tanggap bencana Undana menerima arus informasi dan logistik dari berbagai pihak. Kampus juga menggunakan lokasi itu untuk berkoordinasi dengan Pemprov NTT dan pemerintah kabupaten di Flores.
2. Mencairkan dana kedaruratan
Dana taktis pengabdian masyarakat akan digunakan sebagai dana kedaruratan. Wakil Rektor II Undana Prof. Dr. Paul G. Tamelan, M.Si. menyatakan pembiayaan ini dibutuhkan untuk mendukung pergerakan relawan, penanganan medis awal, dan bantuan yang akuntabel.
3. Menyisir data sivitas akademika
LP2M bersama Biro Akademik dan Kemahasiswaan ditugaskan memeriksa keberadaan sivitas akademika di daerah terdampak. Pendataan meliputi mahasiswa KKN, peneliti yang bertugas di lapangan, dan mahasiswa berdomisili di Flores.
4. Memberi fleksibilitas akademik
Mahasiswa terdampak akan memperoleh relaksasi jadwal kuliah hingga awal September. Langkah ini menjadi bentuk penyesuaian akademik di tengah kondisi bencana.
5. Membentuk satgas penanggulangan bencana
Undana membentuk Undana Disaster Relief Task Force untuk mengintegrasikan keahlian lintas fakultas dan Unit Kegiatan Mahasiswa. Satgas tersebut disiapkan untuk memperkuat penanganan bencana di wilayah gempa Flores.
6. Memperkuat relawan kampus
Biro Akademik dan Kemahasiswaan akan meminta fakultas mengirim lima sampai tujuh mahasiswa relawan, terutama mahasiswa semester akhir. Setiap tim relawan akan didampingi dosen dalam mendukung kerja posko tanggap bencana NTT.
7. Menyebarkan informasi resmi
Humas Undana akan menyebarkan siaran pers dan flyer resmi secara masif. Wakil Rektor IV Prof. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D. menilai langkah itu penting agar informasi tersambung dengan kementerian, PTN, PTS nasional, dan insan pers.
8. Memusatkan koordinasi bantuan
Undana meminta pemutakhiran data lapangan, pendaftaran relawan, dan koordinasi bantuan dilakukan melalui posko utama. Pemusatan ini ditujukan agar bantuan dapat dikelola lebih terarah.
| Saluran | Fungsi | Keterangan |
|---|---|---|
| Posko utama | Logistik dan koordinasi | Gedung DWP Rektorat Undana, Kupang |
| Hotline Pak Nixon | Koordinasi bantuan | 0813 5506 9500 |
| Hotline Pak Willy | Koordinasi bantuan | 0821 2247 6811 |
Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng menyatakan Undana siap menjadi pusat koordinasi tanggap bencana perguruan tinggi di Indonesia. “Sebagai perguruan tinggi pembina di NTT, Undana siap mengemban amanah menjadi hub atau pusat koordinasi tanggap bencana perguruan tinggi se-Indonesia,” ujar Jefri.






