Portofolio Pershing Square mengalami perombakan pada 2026 melalui pembelian enam saham baru dan pelepasan investasi di Universal Music Group. Penyesuaian itu terjadi ketika kinerja sejumlah dana Bill Ackman masih tertinggal dari indeks S&P 500.
Enam saham yang ditambahkan adalah Netflix, Visa, Mastercard, Alcon, Intercontinental Exchange, dan S&P Global. Posisi-posisi tersebut mulai dibuka sejak kuartal II-2026 melalui beberapa dana kelolaan Pershing Square.
Perubahan Beli dan Jual dalam Satu Tahun
Di saat memperluas daftar kepemilikan, Ackman juga menjual investasinya di Universal Music Group dengan nilai taksiran sekitar US$1,5 miliar. Divestasi berlangsung setelah perusahaan musik yang menaungi Taylor Swift itu menolak tawaran pengambilalihan senilai US$65 billion dari Ackman.
Aksi tersebut memperlihatkan penyesuaian aktif pada komposisi aset Pershing Square sepanjang 2026. Investor berusia 60 tahun itu kini lebih menekankan strategi investor nilai dan pendekatan kooperatif kepada manajemen perusahaan.
Perubahan tersebut cukup menonjol karena Pershing Square secara historis dikenal sebagai dana dengan kepemilikan sangat terkonsentrasi. Dana ini biasanya hanya memiliki saham dari tidak lebih dari sekitar selusin perusahaan.
Daftar Saham yang Baru Dibeli
| Perusahaan | Keterangan dalam Portofolio |
|---|---|
| Netflix | Posisi baru di perusahaan streaming |
| Visa | Posisi saham baru |
| Mastercard | Posisi saham baru |
| Alcon | Perusahaan perawatan mata |
| Intercontinental Exchange | Operator bursa |
| S&P Global | Penyedia data keuangan |
Netflix menjadi salah satu nama paling menarik dalam daftar itu karena Ackman pernah menjual sahamnya pada 2022 dengan kerugian. Pembelian kembali tersebut menempatkan perusahaan streaming itu bersama lima kepemilikan baru lainnya.
Pershing Square juga telah menambah Microsoft ke dalam portofolionya pada tahun ini. Posisi Microsoft dibuka setelah saham perusahaan teknologi tersebut melemah usai rilis laporan keuangan.
Adapun kepemilikan lama dana tersebut mencakup Uber Technologies, Meta Platforms, Amazon.com, Fannie Mae, dan Freddie Mac. Kombinasi saham lama dan posisi terbaru membuat pilihan investasi Pershing Square lebih beragam.
Selisih Kinerja dengan Pasar
Ekspansi portofolio dilakukan di tengah tekanan kinerja dana kelolaan Ackman. Hingga akhir Juli 2026, Pershing Square USA turun 3,5% sejak awal tahun, sedangkan Pershing Square Holdings turun 9,2%.
| Instrumen | Kinerja hingga Akhir Juli 2026 |
|---|---|
| Pershing Square USA | Turun 3,5% sejak awal tahun |
| Pershing Square Holdings | Turun 9,2% sejak awal tahun |
| S&P 500 Total Return | Naik sekitar 10% |
Berbanding terbalik dengan kedua dana tersebut, indeks total return S&P 500 meningkat sekitar 10% pada periode sama. Perbedaan ini menjadi latar penting dari pembelian sejumlah saham baru oleh Ackman.
Investor Daily melaporkan pada Kamis, 13 Agustus 2026, bahwa pembelian itu dilakukan lewat sejumlah dana di bawah pengelolaan Pershing Square. Pershing Square USA sendiri telah tercatat di Bursa Efek New York sejak April 2026.
Rincian perubahan kepemilikan berikutnya diperkirakan akan muncul dalam laporan 13-F yang disampaikan kepada SEC. Dokumen tersebut menjadi salah satu rujukan bagi pasar untuk memantau strategi manajer investasi besar.






