Piala Presiden 2026 dibuka dengan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, yang dipenuhi penonton. Seluruh 24.000 tiket yang disediakan untuk pertandingan pembuka telah habis terjual sebelum laga berlangsung.
Antusiasme itu hadir dalam rangkaian yang mempertemukan DPMM FC dengan Tampines Rovers serta Persib Bandung melawan Arema FC. Pada pertandingan perdana Grup A, Persib meraih kemenangan 1-0 atas Arema.
Kemenangan Persib di Tengah Antusiasme Penonton
Duel Persib Bandung dan Arema FC menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian publik dalam pembukaan turnamen. Pelatih Persib, Igor Tolic, disebut puas dengan penampilan timnya setelah meraih kemenangan tipis.
Hasil tersebut hadir setelah pertandingan pembuka antara DPMM FC dan Tampines Rovers. Kedua laga dimainkan di stadion yang sama sebagai awal rangkaian Piala Presiden 2026.
| Pertandingan | Lokasi | Informasi |
|---|---|---|
| DPMM FC vs Tampines Rovers | Stadion Si Jalak Harupat | Pembuka turnamen |
| Persib Bandung vs Arema FC | Stadion Si Jalak Harupat | Persib menang 1-0 |
Penjualan seluruh tiket pembuka memperlihatkan tingginya minat masyarakat pada turnamen pramusim ini. Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, menegaskan angka tiket yang terjual mencapai 24.000 lembar.
“Antusiasme penonton luar biasa, tiket yang terjual sebanyak 24.000 lembar sudah habis,” ujar Tsamara. Panitia memandang dukungan suporter sebagai bagian penting dari atmosfer kompetisi.
Panitia Mengatur Keamanan dan Kenyamanan
Stadion yang menampung puluhan ribu penonton membutuhkan persiapan pengamanan yang melibatkan berbagai pihak. Panitia bekerja bersama unsur TNI, Polri, steward, keamanan sipil, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.
Tsamara mengatakan dukungan tersebut membantu kelancaran pelaksanaan pertandingan. “Kami sangat terbantu oleh unsur keamanan sipil, steward, TNI, dan Polri, termasuk dukungan pemerintah daerah,” katanya.
Steward dan unsur keamanan bertugas mendukung aktivitas penonton di area stadion. Koordinasi dengan pemerintah daerah turut disiapkan untuk menunjang kebutuhan penyelenggaraan laga.
Kebersihan Didorong Menjadi Budaya Suporter
Panitia juga mengarahkan perhatian pada kondisi kebersihan Stadion Si Jalak Harupat. Komunitas di Bandung dan personel TNI dilibatkan untuk menjaga area pertandingan tetap bersih.
Penonton didorong mengumpulkan sampah agar dapat didaur ulang setelah pertandingan. Ajakan itu ditujukan untuk menjaga suasana stadion tetap nyaman bagi semua pihak.
“Kami ingin meninggalkan budaya yang baik bagi suporter dan penonton ke depannya,” ujar Tsamara. Keterlibatan penonton menjadi penting karena volume sampah berpotensi meningkat seiring besarnya jumlah pengunjung.
Rangkaian Hiburan Libatkan Anak SSB
Sebelum pertandingan dimulai, panitia menyiapkan hiburan untuk memeriahkan pembukaan. Anak-anak sekolah sepak bola atau SSB ikut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Pelibatan SSB menjadi upaya untuk membuat turnamen terasa dekat dengan masyarakat. “Ini adalah hiburan untuk masyarakat. Kami ingin semua merasa menjadi bagian dari Piala Presiden,” kata Tsamara.
Menurut laporan Suara.com, tiket pembuka yang habis terjual menjadi sinyal positif bagi Piala Presiden 2026. Panitia menggabungkan pengamanan, kebersihan, dan hiburan untuk menyambut penonton dalam rangkaian pertandingan berikutnya.






