Percakapan selama sekitar satu jam dengan Mikel Arteta menjadi salah satu faktor yang memantapkan Christos Tzolis bergabung dengan Arsenal. Dalam dialog tersebut, keduanya membahas klub, rencana tim, serta peran yang dapat dijalankan sang winger.
Bagi Tzolis, pembahasan itu memberi keyakinan untuk menghadapi tantangan baru di sepak bola Inggris. Ia datang dari Club Brugge dengan ambisi memberi kontribusi melalui gol, assist, dan kerja keras tanpa bola.
Rencana Bersama Arteta
Tzolis menyebut komunikasi dengan Arteta berlangsung positif sejak awal. Pembicaraan itu tidak hanya menyinggung kebutuhan Arsenal, tetapi juga situasi pribadi dan masa depannya di dalam skuad.
“Saya melakukan percakapan yang sangat menyenangkan dengan Mikel Arteta selama sekitar satu jam. Kami membahas segalanya, tentang klub, diri saya, rencananya, dan tentu saja tentang tim. Semuanya sangat positif,” ungkap Tzolis.
Menurut Medcom.id, visi Arteta menjadi alasan penting di balik keputusan pemain asal Yunani itu menuju Emirates Stadium. Tzolis melihat kesempatan tersebut sebagai titik balik penting dalam kariernya.
Pengalamannya bersama Norwich membuat Tzolis tidak asing dengan sepak bola Inggris. Namun, ia menilai situasi di Arsenal akan memberikan tuntutan permainan yang berbeda.
“Tentu berbeda jika Anda bermain untuk Norwich atau Arsenal. Di Arsenal, Anda akan lebih banyak menguasai bola dan lebih sering menyerang,” kata Tzolis. Ia juga menilai tekanan di Premier League menuntut kesiapan penuh karena setiap pertandingan terasa seperti laga Liga Champions.
Target Jelas di Lapangan
Di atas lapangan, Tzolis ingin tampil sebagai pemain sayap yang bergerak langsung dan fokus menuju gawang lawan. Sasaran utamanya adalah menghasilkan gol atau assist bagi Arsenal.
Ia tidak ingin hanya menunggu peluang dalam fase serangan. Tzolis juga menyatakan kesiapannya membantu saat tim harus bertahan, menutup ruang, dan merebut bola kembali.
“Saya adalah pemain yang direct, target saya selalu gol atau assist. Namun, saya juga bekerja keras untuk tim dalam bertahan,” tegasnya. Karakter tersebut menempatkannya sebagai opsi yang ingin memberi pengaruh pada dua fase permainan.
Arsenal merekrut Tzolis setelah penampilannya bersama Club Brugge di Liga Belgia. Kehadirannya akan menambah persaingan di sektor sayap, tempat setiap pemain harus membuktikan diri untuk meraih menit bermain.
Adaptasi Sebelum Memburu Trofi
Tzolis membawa ambisi memenangkan sebanyak mungkin trofi bersama Arsenal. Meski demikian, ia menilai adaptasi dengan tim sebagai langkah paling penting pada tahap awal.
“Target saya adalah memenangkan trofi sebanyak mungkin. Hal terpenting bagi saya saat ini adalah beradaptasi dengan baik di tim, mendapatkan menit bermain, dan memberikan yang terbaik,” ujarnya. Ia menyadari bahwa tempat utama di klub tidak akan didapat tanpa proses.
Pemain muda itu ingin lebih dahulu memahami kebutuhan tim dan menjalin kecocokan dengan rekan-rekan barunya. Penampilan di lapangan nantinya akan menjadi dasar untuk memperbesar perannya dalam skuad.
Tzolis juga menunggu kesempatan tampil di Emirates Stadium. Ia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Arsenal, yang disebutnya sebagai juara Inggris, serta berharap dapat segera mencetak gol perdana di hadapan pendukung klub.
Dengan tuntutan menyerang yang tinggi dan kebutuhan membantu pertahanan, adaptasi Tzolis akan mendapat perhatian sejak awal. Kemampuannya menjawab visi Arteta dapat menentukan seberapa cepat ia menjadi pilihan penting di lini depan Arsenal.






