Selena Gomez menyatakan akan melawan tuduhan penipuan yang muncul dalam gugatan investor terhadap Wondermind. Melalui kuasa hukumnya, Mathew S. Rosengart, Gomez menyebut tudingan tersebut tidak memiliki dasar baik secara fakta maupun hukum.
Penegasan itu muncul ketika lima investor menuntut pengembalian modal US$1,2 juta yang ditanamkan pada 2022. Para penggugat juga meminta ganti rugi dan biaya pengacara dari pihak-pihak yang mereka gugat.
Rosengart menyampaikan bantahan pada 15 Agustus 2026 dan mengatakan pihak Gomez sedang mengupayakan pembatalan klaim. “Tuduhan bahwa Selena Gomez terlibat dalam bentuk apa pun terkait dugaan ‘penipuan’ atau pelanggaran lainnya sama sekali tidak berdasar, baik secara fakta maupun hukum,” ujarnya kepada People.
Perkara Berawal dari Investasi 2022
Wondermind merupakan perusahaan kesehatan mental yang didirikan pada 2021. Gomez berperan sebagai salah satu pendiri, chief impact officer, sekaligus kepala pemasaran di perusahaan tersebut.
Para investor menyebut ketenaran Gomez dan jumlah pengikutnya di media sosial menjadi salah satu pertimbangan dalam menanamkan modal. Mereka berharap keterlibatan Gomez dapat mendukung pertumbuhan perusahaan dan menarik peluang bisnis yang lebih besar.
Menurut gugatan, investor kemudian menilai pihak perusahaan tidak memberikan kabar ketika Wondermind mengalami kemunduran. CNN Indonesia melaporkan bahwa perkara itu mencakup tuduhan penipuan sekuritas, penipuan menurut hukum umum, pelanggaran kontrak, dan klaim lain.
| Pihak Tergugat | Jabatan atau Keterangan | Keterangan Perkara |
|---|---|---|
| Selena Gomez | Co-founder Wondermind | Membantah tuduhan melalui kuasa hukum |
| Mandy Teefey | Co-chief executive officer | Turut digugat oleh investor |
| Daniella Pierson | Mantan mitra bisnis | Membantah tegas tuduhan terhadap dirinya |
Rencana Kemitraan yang Tidak Terwujud
Dokumen gugatan menyatakan Wondermind mengklaim valuasi US$95 juta pada 2022. Investor disebut diyakinkan tentang peluang kemitraan korporat, termasuk dengan JPMorgan, serta rencana iklan, sampul majalah, dan aplikasi inovatif.
Kelima penggugat berpendapat berbagai rencana itu tidak pernah terwujud. Mereka menuliskan bahwa kemitraan tersebut tidak ada, inisiatif yang dijanjikan tidak terlaksana, dan aplikasi yang disebutkan tidak pernah dibuat.
Gugatan ini juga mencantumkan nama Mandy Teefey, ibu Gomez yang menjabat co-chief executive officer. Daniella Pierson, mantan mitra bisnis Wondermind, turut menjadi tergugat dalam perkara yang sama.
Tuduhan soal Dana dan Konflik Perusahaan
Pierson dituduh menggunakan dana investor untuk membantu pembayaran sewa tempat tinggal di New York City sekitar US$60 ribu per bulan. Kepada The New York Times, ia membantah dengan tegas tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Investor juga disebut mengetahui konflik di internal Wondermind dari artikel The Cut yang diterbitkan pada 2025. Laporan tersebut mengulas persoalan kekuasaan dan hubungan di antara pihak-pihak dalam perusahaan.
Dalam gugatan, laporan The Cut dikutip untuk menuding Gomez tidak memenuhi kewajiban kontraknya karena “masalah pribadi yang berkepanjangan dengan ibunya.” Dokumen itu juga mengklaim Gomez, Teefey, dan Pierson secara kolektif memiliki hampir 90 persen saham perusahaan.
Variety melaporkan pada 15 Agustus 2026 bahwa Teefey belum memberikan komentar mengenai gugatan tersebut. Dengan bantahan dari Gomez dan Pierson, sengketa Wondermind akan berlanjut melalui mekanisme hukum yang berlaku.






