Rumah Rusak di NTT Harus Didata Sejak Awal, BNPB Siapkan Hunian Sementara

BNPB meminta pendataan kerusakan rumah warga akibat gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur dilakukan sejak masa tanggap darurat berlangsung. Pendataan itu tidak boleh menunggu fase darurat berakhir karena akan menjadi dasar pembangunan hunian sementara.

Kebutuhan tempat tinggal menjadi salah satu fokus penanganan selain pencarian korban dan pemulihan layanan dasar. Kepala BNPB Suharyanto menilai proses pengumpulan data harus segera menghasilkan dasar yang jelas bagi penetapan pembangunan.

“Saya mohon tidak usah menunggu sampai tanggap darurat selesai. Silakan mulai didata secara paralel,” kata Suharyanto. Ia menekankan pendataan yang berlarut-larut dapat menghambat pemenuhan kebutuhan hunian warga terdampak.

Pencarian Korban Tetap Berlangsung

Pencarian dan pertolongan korban di lokasi terdampak dipimpin tim gabungan di bawah koordinasi Basarnas. TNI, Polri, serta relawan turut dilibatkan dalam operasi penanganan bencana.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores pada Sabtu dan berdampak pada sejumlah wilayah di NTT. Enam kabupaten yang disebut mengalami dampak parah ialah Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo, dan Sikka.

Pemerintah daerah di enam kabupaten tersebut bersama Pemerintah Provinsi NTT diminta segera menetapkan status darurat secara resmi. Status itu menjadi dasar hukum untuk penyerapan anggaran dan penyaluran bantuan teknis.

Layanan Dasar Ditargetkan Mulai Berfungsi Terbatas

BNPB menyiapkan delapan strategi untuk mempercepat penanganan pascagempa. Salah satu sasaran utamanya adalah mengoperasikan kembali listrik, air bersih, bahan bakar minyak, dan komunikasi secara terbatas dalam tujuh hari.

Pemulihan layanan dasar diperlukan agar kebutuhan warga dapat ditangani bersamaan dengan operasi kemanusiaan. BNPB serta Kementerian PU dapat memberikan dukungan penanganan setelah status kedaruratan tersedia.

Distribusi bahan pangan, selimut, dan tenda didukung alutsista udara dan laut milik TNI, Basarnas, serta BNPB. Sarana tersebut digunakan untuk menjangkau daerah yang sulit diakses lewat jalur darat.

Posko Disusun dari Jakarta hingga Maumere

Posko Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma, Jakarta, disiapkan untuk menyalurkan bantuan melalui jalur udara. Di NTT, posko utama pendampingan nasional berada di Labuan Bajo, sedangkan posko taktis berada di Maumere.

LokasiPos PenangananKegunaan
Labuan BajoPosko Utama Pendampingan NasionalPendampingan nasional
MaumerePosko TaktisKoordinasi taktis lapangan
Halim Perdanakusuma, JakartaPosko Logistik NasionalPenyaluran bantuan udara

Pemerintah juga membentuk pos satuan tugas tingkat daerah yang dipimpin oleh TNI dan Polri. Pengaturan ini mendukung koordinasi penanganan dari pusat distribusi hingga lokasi terdampak.

Pembaruan Resmi untuk Cegah Disinformasi

BNPB mengoperasikan Media Center resmi untuk menyampaikan pembaruan data setiap pukul 17.00 WITA. Informasi berkala tersebut ditujukan agar masyarakat mengetahui perkembangan penanganan secara transparan.

Langkah-langkah yang disiapkan mencakup evakuasi, kebutuhan logistik, pemulihan awal wilayah, dan penyiapan tempat tinggal sementara. Keterangan mengenai strategi pascagempa ini disampaikan Kepala BNPB Suharyanto dan dilansir Detik Finance.

Baca Juga