Joao Palhinha telah masuk dalam daftar pemain yang terbuka untuk dilepas Bayern München, tetapi tawaran Aston Villa belum memenuhi syarat klub Jerman itu. Bayern menolak proposal peminjaman dengan opsi pembelian dan meminta transfer permanen.
Kondisi tersebut membuat masa depan Palhinha belum pasti meski peluang kepindahannya tetap besar. Pemain Portugal berusia 31 tahun itu sudah mencapai kesepakatan dengan Aston Villa dan kini menunggu hasil negosiasi antarklub.
Palhinha Bukan Satu-satunya Pemain yang Bisa Pergi
Keterbukaan Bayern untuk menjual Palhinha merupakan bagian dari evaluasi skuad. Max Eberl menyebut Sacha Boey dan Bryan Zaragoza sebagai dua pemain lain yang juga dapat meninggalkan München.
Dalam konferensi pers perkenalan Nathaniel Brown, Eberl menyatakan Bayern terbuka untuk melepas ketiga pemain tersebut. Meski demikian, ia menegaskan bahwa status kontrak mereka tetap menjadi hal yang harus dihormati.
| Pemain | Status masa depan di Bayern |
|---|---|
| Joao Palhinha | Terbuka untuk dilepas |
| Sacha Boey | Terbuka untuk dilepas |
| Bryan Zaragoza | Terbuka untuk dilepas |
Dari tiga nama tersebut, Palhinha memiliki situasi paling konkret karena sudah mendapat minat resmi dari Aston Villa. Ia juga disebut mempunyai tiga opsi menarik untuk melanjutkan kariernya.
Posisi ini membuat Palhinha berpeluang lebih cepat menemukan jalan keluar dibanding Boey dan Zaragoza. Namun, peluang tersebut tetap bergantung pada kecocokan nilai dan model transaksi antara Bayern dan Villa.
Villa Menginginkan Pinjaman, Bayern Meminta Kepastian
Menurut sport.sky.de, Aston Villa telah mengajukan penawaran awal untuk Palhinha. Klub Inggris itu menawarkan masa peminjaman dengan opsi membeli pada akhir periode.
Bayern mengambil sikap berbeda dengan meminta pelepasan permanen. Perbedaan ini menjadi satu-satunya penghalang utama setelah Palhinha dilaporkan sudah menyetujui kepindahan ke Villa.
Skema pinjaman memberi Villa kesempatan untuk mendapatkan fleksibilitas sebelum melakukan pembelian. Sebaliknya, Bayern memilih transaksi langsung agar masa depan pemain dan nilai penjualannya segera memperoleh kepastian.
Bayern sebelumnya merekrut Palhinha dengan nilai 50 juta euro. Nilai tersebut menjadi salah satu konteks di balik keinginan klub untuk tidak melepasnya hanya melalui pengaturan peminjaman.
Negosiasi Masih Berpeluang Berlanjut
Aston Villa datang sebagai juara Liga Europa dan tim peringkat keempat Premier League pada musim lalu. Klub itu telah menunjukkan keseriusan dengan membawa minatnya terhadap Palhinha ke tahap penawaran resmi.
Penolakan tawaran pertama tidak berarti pembicaraan telah berakhir. Tidak ada pula keterangan bahwa Palhinha berubah pikiran mengenai kemungkinan meninggalkan Bayern.
Villa masih dapat membuka kembali jalan transfer apabila bersedia menyesuaikan proposal dengan permintaan Bayern. Transfer permanen akan menjadi titik kompromi yang paling sesuai dengan posisi klub asal München tersebut.
Bagi Palhinha, kepastian hanya akan datang setelah dua klub mencapai format yang dapat diterima bersama. Hingga saat itu, ia masih berada di antara rencana penjualan Bayern dan kebutuhan Aston Villa di lini tengah.






