Dari Rekan Syuting ke Pelaminan, Kekaguman Mazaki pada Dea Tak Seketika Berbalas

Kekaguman Mazaki Ahmad kepada Dea Annisa berawal ketika keduanya bekerja bersama dalam film Pembuktian Cinta. Namun, perasaan itu tidak langsung berkembang menjadi hubungan karena Dea beberapa kali menolak pendekatannya.

Mazaki mengaku menjalani masa pendekatan hampir satu tahun sebelum mereka resmi berpacaran. Setelah itu, hubungan keduanya berlangsung selama dua tahun hingga akhirnya berujung pada pernikahan.

Dea Annisa dan Mazaki Ahmad resmi menikah di kawasan Cibubur pada Minggu, 9 Agustus 2026. Perjalanan mereka bermula dari relasi profesional di lokasi syuting, bukan kedekatan yang terbentuk secara instan.

Terpukau Selama Proses Produksi

Mazaki menghabiskan sekitar satu bulan dalam proses syuting bersama Dea. Dalam waktu tersebut, ia mulai melihat sisi Dea yang membuatnya tertarik, baik dari kemampuan akting maupun karakternya.

“Awalnya itu kita benar-benar kerja bareng, cuma pas proses syuting selama satu bulan aku melihat karakternya Dea itu memang keren. Dari situ aku mulai kagum karena memang ya aktingnya bagus,” tutur Mazaki dalam program FYP.

Salah satu momen yang menarik perhatian Mazaki terjadi ketika Dea menjalankan arahan menangis dalam sebuah adegan. Sutradara meminta air mata keluar dari mata sebelah kanan, dan Dea disebut mampu melakukannya.

Bagi Mazaki, adegan itu memperlihatkan kemampuan akting Dea yang berkesan. Akan tetapi, alasan ia tertarik tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan Dea sebagai aktris.

Mazaki turut menilai cara Dea berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Ia melihat Dea sebagai sosok yang berhati baik, dekat dengan keluarga, dan memiliki perhatian kepada orang lain.

“Aku melihat bagaimana dia dekat dengan orang lain, cara dia nge-treat orang lain, hatinya baik, sayang sama keluarga. Jadinya ya aku mengawasi dia terus,” ujar Mazaki, seperti dikutip Beritasatu.

Pendekatan Dimulai dari Instagram

Setelah merasa tertarik, Mazaki meminta akun Instagram Dea sebagai awal untuk menjalin komunikasi di luar lokasi syuting. Langkah itu tidak serta-merta membuat hubungan mereka berubah menjadi pacaran.

Mazaki justru menghadapi proses pendekatan yang panjang. Ia mengatakan Dea kerap membalas pesan dalam waktu lama dan pernah menghilang cukup lama dari percakapan.

“Dia itu terkadang balas pesan lama banget, kemudian menghilang lama banget, tetapi ya dibalas juga pada akhirnya,” jelas Mazaki. Ia tetap melanjutkan komunikasi meski sempat merasa putus asa.

Mazaki kemudian mengungkap bahwa penolakan berulang dari Dea membuat pendekatannya memakan waktu hampir satu tahun. Ia menyampaikan pengakuan tersebut sambil tertawa saat membahas perjalanan awal hubungan mereka.

Dari sisi Dea, sikap itu berkaitan dengan fokusnya pada masa tersebut. Ia menyatakan urusan asmara belum menjadi prioritas karena sedang sibuk bekerja serta memberi perhatian kepada keluarga.

“Buat aku, saat itu asmara bukan hal prioritas. Lagi pula kan aku kerja terus,” kata Dea. Perbedaan kesiapan pada awal pendekatan itu membuat hubungan mereka tumbuh perlahan sebelum akhirnya mencapai tahap pernikahan.

Baca Juga