MSCI Kurangi Kontribusi Saham RI, IHSG Tetap Punya Peluang Naik ke 6.600

Perubahan komposisi indeks MSCI kembali menempatkan saham Indonesia dalam perhatian investor. Pilarmas Investindo Sekuritas menilai perubahan tersebut berpotensi mengurangi kontribusi saham-saham Indonesia di dalam indeks MSCI.

Di tengah perhatian terhadap MSCI, IHSG justru diproyeksikan masih memiliki peluang menguat terbatas pada Kamis, 13 Agustus 2026. Pilarmas mematok support pada 6.325 dan resistance di level 6.600.

Investor Daily melaporkan CPIN dan GOTO masuk dalam pengumuman perubahan MSCI Global Standard Index. CPIN juga tercatat masuk ke MSCI Global Small Cap Indexes.

Sejumlah saham lain keluar dari MSCI Global Small Cap Indexes. Daftar tersebut mencakup ARTO, BUKA, ESSA, FILM, HEAL, KPIG, RATU, SMGR, dan TCPI.

IndeksSahamStatus
MSCI Global StandardCPIN dan GOTOMasuk dalam pengumuman perubahan
MSCI Global Small CapCPINMasuk
MSCI Global Small CapARTO, BUKA, ESSA, FILM, HEAL, KPIG, RATU, SMGR, TCPIKeluar

Pilarmas memandang transformasi pasar memerlukan waktu agar dapat berjalan secara berkelanjutan. Kebijakan fiskal dan moneter yang pro-pasar, serta stabilitas politik, dinilai penting untuk menarik minat investor asing dalam jangka panjang.

IHSG Menutup Perdagangan dengan Kenaikan Kuat

IHSG pada Rabu, 12 Agustus 2026, ditutup naik 105,97 poin atau 1,69% menjadi 6.373. Posisi ini dicapai setelah sektor infrastruktur memimpin penguatan di pasar saham.

Sektor infrastruktur naik 4,74% dan menjadi penggerak terbesar pada perdagangan tersebut. Sektor transportasi juga menguat, tetapi hanya 0,16% sehingga menjadi kenaikan sektoral paling rendah.

SektorPerubahanKeterangan
InfrastrukturNaik 4,74%Penguatan tertinggi
TransportasiNaik 0,16%Penguatan terendah

Pilarmas menilai kelanjutan reli tetap berada dalam koridor teknikal yang terbatas. “Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 6.325-6.600,” tulis Pilarmas.

Inflasi AS Menjadi Sentimen Pendukung

Data inflasi Amerika Serikat yang dirilis pada malam sebelumnya turut memberi ruang penguatan bagi pasar. CPI bulanan naik dari minus 0,4% menjadi 0,1%, sementara CPI tahunan turun dari 3,5% menjadi 3,4%.

IndikatorSebelumnyaTerbaru
CPI bulanan AS-0,4%0,1%
CPI tahunan AS3,5%3,4%

Data tersebut dinilai membuat The Fed tidak perlu terburu-buru menaikkan suku bunga. Sentimen itu membantu investor membaca peluang penguatan IHSG, meski resistance 6.600 tetap menjadi area penentu.

Dari dalam negeri, pemerintah membuka kemungkinan penggunaan sebagian keuntungan Danantara sebagai cadangan untuk membantu mengurangi beban utang negara. Menteri Keuangan Purbaya menyatakan kebijakan atas arahan Presiden Prabowo Subianto itu mulai diterapkan pada 2026.

Besaran dana dan mekanisme pengalihan masih dibahas bersama Danantara, termasuk kemungkinan penggunaannya untuk mendukung APBN. Dalam rekomendasi trading Kamis, Pilarmas memilih JPFA, GZCO, dan HRUM.

Baca Juga