Kembalinya Jose Mourinho ke Bernabeu langsung diikuti pernyataan penuh keyakinan dari Kylian Mbappe. Penyerang Real Madrid itu percaya timnya akan memenangi trofi pada musim ini.
Optimisme Mbappe muncul ketika Madrid membutuhkan respons setelah melewati musim tanpa gelar. Klub tersebut juga belum memenangi trofi mayor dalam dua musim terakhir.
Mourinho mulai bekerja sebagai pelatih Madrid sejak Juli setelah meninggalkan Benfica. Tugasnya kali ini adalah memimpin periode kedua bersama Los Blancos, klub yang pernah ditanganinya pada 2010 hingga 2013.
Pengalaman Mourinho pada periode pertama menjadi bagian dari harapan yang menyertai kepulangannya. Ia datang pada situasi yang disebut mirip dengan 2010, ketika Madrid juga membutuhkan dorongan untuk kembali bersaing meraih gelar.
| Periode | Peran Mourinho | Konteks |
|---|---|---|
| 2010-2013 | Pelatih Real Madrid | Periode pertama di Bernabeu |
| Sejak Juli | Pelatih Real Madrid | Memulai periode kedua setelah musim tanpa trofi |
Pengalaman Menang Menjadi Modal
Mbappe menilai pengalaman Mourinho sangat relevan bagi kebutuhan Madrid saat ini. Menurutnya, sang pelatih memahami tuntutan untuk menjadi pemenang di klub tersebut.
“Sangat positif memiliki pelatih seperti (Mourinho), yang tahu bagaimana cara menang,” kata Mbappe kepada Real Madrid TV pada Jumat (14/8/2026), seperti dikutip ESPN. Pernyataan itu mencerminkan penilaian positif Mbappe terhadap kedatangan Mourinho.
Sang penyerang juga menyoroti respons para pemain terhadap pelatih asal Portugal tersebut. Ia menilai skuad menyukai kejelasan arah yang dibawa Mourinho untuk menjalani musim ini.
“Para pemain senang memiliki pelatih yang tahu ke mana arah tujuan kami, itu positif bagi kami,” ujar Mbappe. Baginya, suasana itu memberi dasar penting bagi tim untuk mengejar target utama.
Target tersebut tidak ringan karena Barcelona kembali mendominasi persaingan domestik. Madrid perlu menghentikan rentetan tanpa gelar mayor untuk mengembalikan posisinya dalam persaingan.
Trofi Menjadi Prioritas Utama
Mbappe menyatakan bahwa memenangi gelar berada di atas seluruh kepentingan lain bagi Madrid. Ia meminta tim menjaga konsentrasi sepanjang musim demi mengubah ambisi menjadi pencapaian.
“Saya pikir kami akan memenangi trofi tahun ini. Saya yakin akan hal itu, itulah yang kami inginkan, dan itu akan terjadi,” tegas Mbappe. Ucapan itu sekaligus menunjukkan tingginya kepercayaan diri di tengah periode transisi kepelatihan.
Keyakinan Mbappe tidak meniadakan beban yang akan dipikul Mourinho. Periode keduanya akan dinilai dari kemampuan Madrid menghasilkan trofi setelah dua musim tanpa gelar mayor.
Kondisi saat ini membuat kepulangan Mourinho memiliki arti lebih dari sekadar pergantian pelatih. Madrid membutuhkan arah yang jelas serta hasil konkret untuk menjawab tekanan persaingan domestik.
sport.detik.com turut melaporkan dimulainya periode kedua Mourinho bersama Madrid. Dengan dukungan positif dari pemain seperti Mbappe, fokus Madrid kini tertuju pada upaya mengakhiri puasa gelar.
Harapan itu akan menjadi bagian besar dari perjalanan Madrid sepanjang musim. Mourinho diharapkan dapat memanfaatkan pengalamannya, sementara para pemain dituntut menjaga komitmen terhadap target trofi.






