Merasa Sehat Bisa Menipu, Kanker Payudara dan Serviks Dapat Tumbuh Diam-Diam

Merasa sehat tidak selalu berarti terbebas dari kanker payudara maupun kanker serviks. Kedua penyakit tersebut dapat berkembang tanpa keluhan yang jelas pada tahap awal.

Risiko keterlambatan muncul ketika pemeriksaan baru dilakukan setelah gejala terasa. Deteksi lebih dini memberi kesempatan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan lebih optimal.

Pemeriksaan Sebelum Ada Keluhan

Kanker serviks umumnya tidak menimbulkan gejala khas pada fase awal. Dr. Denny Sanjaya, Sp.OG, Subsp. Onk., menilai pemeriksaan Pap Smear atau HPV penting untuk menemukan perubahan sel sedini mungkin.

Pemeriksaan HPV DNA dapat dilakukan bersama Pap Smear ThinPrep melalui metode pemeriksaan gabungan. Cara ini membantu mendeteksi perubahan sel abnormal serta mengidentifikasi infeksi HPV risiko tinggi.

Infeksi HPV risiko tinggi merupakan penyebab utama kanker serviks. Pemeriksaan rutin memungkinkan perubahan pada leher rahim ditemukan sebelum berkembang lebih lanjut.

Data Kasus di Indonesia

Jenis KankerJumlah KasusCatatan
Kanker Payudara68.858 kasus baru pada 2020Kasus baru terbanyak di Indonesia
Kanker ServiksLebih dari 36.000 kasus baru setiap tahunSekitar 70 persen ditemukan pada stadium lanjut

Data Kementerian Kesehatan RI memperlihatkan besarnya beban kanker payudara dan kanker serviks bagi perempuan di Indonesia. Pada kanker serviks, banyak kasus yang baru teridentifikasi ketika penyakit sudah memasuki tahap lanjut.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan karena takut terhadap kemungkinan diagnosis. Ia menegaskan bahwa kanker dapat disembuhkan sehingga pemeriksaan tidak perlu dihindari.

Payudara Tidak Selalu Memberi Tanda

Dr. Bajuadji, Sp.B(K) Onk., menjelaskan kanker payudara stadium awal kerap belum menimbulkan keluhan yang jelas. Banyak pasien baru memeriksakan diri ketika sudah merasakan benjolan, nyeri, atau perubahan pada payudara.

Benjolan bukan satu-satunya dasar untuk menentukan kapan pemeriksaan perlu dilakukan. Skrining kanker payudara perlu disesuaikan dengan usia dan faktor risiko setiap perempuan.

Pilihan pemeriksaan yang tersedia untuk deteksi dini mencakup USG payudara dan mammografi. Kedua pemeriksaan tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan pasien.

Layanan Kesehatan Perempuan Terpadu

Menurut Suara.com, Women’s Health Center Bethsaida Hospital menyediakan layanan terpadu dengan konsep satu layanan untuk berbagai kebutuhan kesehatan perempuan. Fasilitas ini didukung rekam medis elektronik dan pendamping perawatan pribadi untuk pemeriksaan serta konsultasi.

Selain pemeriksaan kanker, layanan tersebut mencakup konsultasi ginekologi, kesehatan reproduksi, program kehamilan, dan pemantauan kehamilan. Tersedia pula pemeriksaan kepadatan tulang bagi perempuan yang memasuki menopause atau memiliki risiko osteoporosis.

Pemeriksaan berkala tetap relevan meski tidak ada keluhan yang dirasakan. Langkah ini dapat membantu menemukan kelainan lebih awal, baik pada payudara maupun leher rahim.

Baca Juga