Dari Canting hingga Kain Papua, Seharian di Museum Tekstil Cukup Rp10 Ribu

Selembar kain hasil membatik dapat menjadi bagian dari kunjungan ke Museum Tekstil Jakarta dengan biaya Rp50 ribu. Aktivitas tersebut melengkapi akses ke koleksi wastra Nusantara yang dapat dinikmati pengunjung dewasa dengan tiket Rp10 ribu.

Pengunjung dapat menggunakan waktu pengeringan kain untuk menjelajahi ruang pamer dan galeri. Pola kunjungan ini membuat proses belajar membatik dan melihat koleksi dapat dilakukan dalam satu rangkaian kegiatan.

Tahapan Belajar Membatik

Pendopo Batik menyediakan kain yang dapat dipilih dalam keadaan sudah berpola atau masih kosong untuk digambar sendiri. Canting, malam, pewarna, dan pendamping disediakan untuk membantu pengunjung mengikuti tahapan membatik.

Setelah proses mencanting selesai, kain diberi warna lalu dijemur hingga kering. Pengunjung dapat kembali ke pendopo untuk mengambil kain tersebut setelah melanjutkan kunjungan ke bagian museum lain.

Pilihan KunjunganBiayaKeterangan
Tiket dewasaRp10 ribuMenjelajahi koleksi wastra dan area museum
Aktivitas membatikRp50 ribuKain, peralatan, pewarna, dan pendampingan

Lorong Batik dan Ragam Daerah

Di depan Pendopo Batik terdapat Galeri Batik yang dibuka pada 2010 untuk memperingati pengakuan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Galeri ini menyimpan lebih dari seratus koleksi milik Yayasan Batik Indonesia.

Kain di galeri disusun sebagai lorong panjang pada sisi kanan dan kiri. Pengelompokannya mengikuti daerah produksi, dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, hingga Papua.

Galeri tidak hanya menampilkan kain, tetapi juga informasi mengenai peralatan membatik, proses pembuatan, dan penggunaan pewarna alami. Batik juga diperlihatkan sebagai elemen interior melalui karpet, bantal, dan pelapis furnitur.

Ruang pamer utama memiliki susunan yang berbeda karena tidak mengikuti peta Indonesia secara berurutan. CNN Indonesia mencatat kain dari Jawa dapat berdekatan dengan koleksi Flores, Lampung, atau Maluku.

Koleksinya mencakup dodot Yogyakarta, tapis Lampung, kain panjang Taman Arum dari Cirebon, dan tenun dari Flores serta Sulawesi Selatan. Pengunjung juga dapat melihat songket, selendang, sarung, dan kain untuk keperluan ritual maupun upacara adat.

Koleksi dengan Motif dan Riwayat Berbeda

Kain Panjang Bulu Hayam dari Garut, Jawa Barat, merupakan batik tulis era 1950-an dengan bentuk menyerupai bulu ayam dan sisik ikan. Warna krem, cokelat, dan biru menjadi ciri visual kain tersebut.

Museum juga menampilkan Kain Panjang Gajah Birawa dari Surakarta yang merupakan hibah keluarga Presiden Soeharto. Karya R.A. Soemoharjomo, ibunda Tien Soeharto, memuat gambar gajah, kijang, dan burung dalam lanskap lembah.

Gajah pada kain itu melambangkan kegagahan dan kebesaran bangsawan dalam tradisi Jawa. Koleksi awal museum lainnya, Umbul-Umbul Caruban Nagari dari Keraton Cirebon, memiliki ragam kaligrafi bernuansa Islam.

Di antara koleksi lain terdapat Kain Panjang Jlamprang, tirai merah dari Lampung, dan kampuh dari India yang dahulu dikenal sebagai sembagi. Museum turut menyimpan Parang Rusak dari Surakarta, sarung Buketan Pekalongan, Parang Baris, Udan Liris, Palepai Lampung, serta kain dari Maluku.

Deretan ulos dari Sumatera Utara berada di area belakang museum. Nama-nama koleksinya meliputi Ulos Sadum, Ragidup, Sibolang Marheter, Ulos Bintang Maratur, Tumtuman, dan Uis Bebuluh Padang Rusak.

Kompleks Teduh Dekat Tanah Abang

Museum Tekstil Jakarta berjarak sekitar 500 meter dari Stasiun Tanah Abang, atau kurang lebih tujuh menit dengan berjalan kaki. Bangunan tua mengitari halaman yang dipenuhi pepohonan sehingga area kompleks terasa teduh.

Selain ruang pamer, pendopo, dan galeri, kawasan ini memiliki Taman Pewarna Alam, koperasi, serta BI Corner. BI Corner menyediakan buku, jurnal, katalog, majalah tekstil, sofa, layar tontonan, dan area bermain anak.

Pengunjung dapat mengambil stempel museum passport di bilik tiket dekat pintu keluar. Koperasi museum menyediakan suvenir bertema batik, termasuk gantungan kunci, strap ponsel, tas, kain panjang, lukisan, dan pakaian.

Baca Juga