Liburan dan jalan-jalan hanya mengambil sekitar 5 persen dari pengeluaran bulanan pekerja Gen Z di India. Porsi tersebut jauh tertinggal dari biaya tagihan, kebutuhan dapur, layanan keuangan, belanja harian, dan makanan.
Tagihan serta langganan rutin menjadi pengeluaran terbesar dengan kontribusi 20,1 persen terhadap anggaran. Temuan ini menunjukkan bahwa gambaran generasi muda yang leluasa memakai gaji untuk gaya hidup tidak sepenuhnya terlihat dalam pola transaksi pekerja muda India.
Rekreasi Kalah oleh Kebutuhan Sehari-hari
SalarySe menganalisis jutaan transaksi UPI dari sekitar 520 ribu pengguna pekerja muda di India. Hasilnya menunjukkan lebih dari 70 persen anggaran bulanan terserap oleh kebutuhan harian dan kewajiban rutin.
Belanja bahan dapur mengambil porsi 15,7 persen, menjadi pengeluaran terbesar kedua setelah tagihan dan langganan. Layanan keuangan, belanja harian, serta makanan masing-masing berada di kisaran 12 persen.
| Pos Pengeluaran | Porsi Anggaran | Peran dalam Anggaran |
|---|---|---|
| Tagihan dan langganan rutin | 20,1% | Kewajiban berkala |
| Belanja bahan dapur | 15,7% | Kebutuhan rumah tangga |
| Layanan keuangan | Sekitar 12% | Pengeluaran rutin |
| Belanja harian | Sekitar 12% | Konsumsi sehari-hari |
| Makanan | Sekitar 12% | Konsumsi sehari-hari |
| Liburan dan jalan-jalan | 5% | Rekreasi |
Susunan anggaran itu menempatkan perjalanan sebagai pos yang relatif kecil. Pengeluaran rekreasi tidak menghilang, tetapi porsinya tidak sebanding dengan biaya hidup yang dibayarkan berulang setiap bulan.
Penggunaan sistem UPI membantu pembayaran rutin tercatat serta dilakukan lebih teratur. Menurut laporan Suara.com, utilitas hingga cicilan finansial dapat dibayar otomatis dari rekening melalui fitur UPI dan AutoPay.
Ekosistem Digital Mengubah Kebiasaan Keuangan
Pembayaran berbasis aplikasi membuat arus kas harian dan kewajiban keuangan semakin terintegrasi. Kemudahan itu tidak hanya mempercepat transaksi, tetapi juga mengurangi kemungkinan tagihan rutin terlewat.
Piyush Bagaria, Co-founder SalarySe, menyebut pola tersebut sebagai bagian dari perubahan cara generasi muda mengelola uang. “Gen Z India adalah generasi pertama yang mengelola hampir setiap aspek kehidupan finansial mereka melalui ekosistem yang mengutamakan digital,” ujar Bagaria kepada NDTV.
Menurut Bagaria, skala penggunaan UPI telah mengubah cara profesional muda membelanjakan sekaligus mengatur keuangan. Pembayaran tagihan, transaksi harian, dan pengelolaan dana kini berjalan dalam ekosistem digital yang sama.
Kebutuhan Pokok Meningkat Seiring Usia
Tekanan pada anggaran terlihat lebih jelas ketika pekerja muda memasuki kelompok usia 24-29 tahun. Porsi kebutuhan pokok mereka meningkat dari 50 persen menjadi 59 persen, sedangkan pengeluaran opsional tetap 32 persen.
| Jenis Pengeluaran | Usia Muda | Usia 24-29 Tahun |
|---|---|---|
| Kebutuhan pokok | 50% | 59% |
| Pengeluaran opsional | 32% | 32% |
Angka tersebut mencerminkan kenaikan tanggung jawab finansial seiring usia dan perjalanan karier. Meski pengeluaran opsional bertahan, perjalanan tetap hanya menyumbang 5 persen dari total anggaran.
Di sisi lain, langganan hiburan digital tetap menjadi bagian dari pengeluaran rutin. JioHotstar mencatat porsi 12,4 persen dalam kategori langganan, diikuti Netflix 10,7 persen dan Spotify 5,6 persen.
| Platform | Porsi dalam Langganan Rutin |
|---|---|
| JioHotstar | 12,4% |
| Netflix | 10,7% |
| Spotify | 5,6% |
Pola ini memperlihatkan bahwa hiburan digital masih dipertahankan di tengah tekanan kebutuhan rutin. Namun, dominasi pengeluaran wajib menunjukkan pekerja muda India harus menyusun prioritas anggaran secara ketat.






