Layar Fold8 Bisa Rusak Saat Dibongkar, Skor Reparabilitasnya Baru 4 dari 10

Galaxy Z Fold8 masih menyimpan risiko besar ketika harus diperbaiki, terutama pada bagian layar lipatnya. Dalam proses pembongkaran iFixit, kerusakan pada bezel plastik panel bahkan merambat ke lapisan OLED hingga perangkat tidak lagi berfungsi.

Temuan tersebut menegaskan bahwa peningkatan rancangan internal belum membuat ponsel lipat ini mudah ditangani. Area pelindung di sekitar layar ternyata sangat sensitif, sehingga kerusakan kecil dapat memicu persoalan yang jauh lebih besar pada panel utama.

Skor Reparabilitas Naik Tipis

iFixit memberikan skor reparabilitas 4 dari 10 untuk Galaxy Z Fold8, sebagaimana dibahas GSMArena. Nilai itu memang lebih tinggi satu poin daripada Galaxy Z Fold7, tetapi masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan standar smartphone berbentuk konvensional.

ModelSkor ReparabilitasPerubahan
Galaxy Z Fold84/10Naik 1 poin
Galaxy Z Fold73/10Menjadi pembanding

Kenaikan skor itu menunjukkan adanya perbaikan pada sejumlah elemen desain internal. Namun, angka 4 dari 10 juga menjadi peringatan bahwa proses servis untuk kerusakan tertentu tetap membutuhkan penanganan yang sangat hati-hati.

Perangkat lipat memiliki susunan komponen yang lebih rumit dibanding ponsel biasa. Layar utama dan mekanisme engsel menjadi dua bagian yang membawa konsekuensi terbesar saat perangkat perlu dibuka.

Engsel Juga Menjadi Catatan

Selain panel lipat, engsel Fold8 turut menjadi perhatian dalam hasil pembongkaran tersebut. Perlindungan IP48 disebut belum cukup kuat untuk menghadapi debu karena partikel masih dapat masuk ke area engsel dan mengekspos komponen internal penting.

Masuknya debu ke mekanisme ini patut diperhatikan karena engsel terus bergerak setiap kali perangkat dibuka dan ditutup. Pada ponsel lipat, masalah di bagian tersebut dapat memiliki dampak lebih besar daripada komponen bergerak pada perangkat nonlipat.

Catatan soal servis ini hadir setelah Galaxy Z Fold8 menjalani pengujian ketahanan oleh JerryRigEverything. Dalam pengujian itu, perangkat dilaporkan mampu bertahan dari tekukan keras serta paparan pisau dan pasir.

Hasil ketahanan fisik tersebut memperlihatkan sisi berbeda dari Fold8. Perangkat dapat bertahan dalam pengujian penggunaan ekstrem, tetapi tetap tidak serta-merta mudah dibongkar atau diperbaiki ketika salah satu komponennya mengalami masalah.

Beberapa Komponen Lebih Mudah Diakses

Samsung tetap menyertakan sejumlah rancangan yang membantu akses servis pada bagian dalam perangkat. Galaxy Z Fold8 menggunakan sekrup Phillips standar di seluruh area internalnya, sehingga proses pembongkaran tidak memerlukan beragam jenis sekrup khusus.

Pelat belakangnya juga disebut mudah dicungkil sebagai tahap awal untuk mengakses komponen di dalam bodi. Kemudahan ini penting karena bagian belakang biasanya menjadi pintu masuk utama sebelum perbaikan dilakukan.

Port USB-C Fold8 dirancang modular dan tidak disolder langsung ke papan utama. Susunan tersebut memungkinkan penggantian port dilakukan lebih mudah apabila konektor atau komponen pengisian daya mengalami kerusakan.

Baterainya dibekali pull tab untuk membantu pelepasan dari bodi perangkat. Meski demikian, tab tersebut dilaporkan mudah tertekuk sehingga pelepasan baterai tetap perlu dilakukan secara cermat.

Kombinasi sekrup standar, pelat belakang yang lebih mudah dibuka, port USB-C modular, dan pull tab baterai menunjukkan adanya peningkatan akses servis. Namun, layar lipat yang rentan serta kemungkinan debu memasuki engsel membuat Galaxy Z Fold8 masih belum dapat disebut sebagai ponsel yang praktis untuk diperbaiki.

Baca Juga