Penetrasi internet sebesar 84 persen di Jawa Barat memberi ruang besar bagi komunikasi digital Dedi Mulyadi dengan masyarakat. Menurut Lembaga Survei Indonesia, konten positif yang disampaikan hampir setiap hari ikut memengaruhi evaluasi warga terhadap gubernur.
Dalam survei tersebut, tingkat kepuasan publik terhadap Dedi Mulyadi tercatat mencapai 95,4 persen selama sekitar 1,5 tahun masa kepemimpinannya. Capaian ini tidak hanya dikaitkan dengan aktivitas media sosial, melainkan juga dengan figur gubernur dan pelaksanaan program pemerintah.
Mayoritas pengguna internet di Jawa Barat mengakses jaringan melalui media sosial. Situasi itu membuat pesan dan aktivitas kepala daerah lebih mudah menjangkau masyarakat dalam skala luas.
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan komunikasi digital menjadi salah satu unsur yang berpengaruh dalam persepsi publik. Ia menilai intensitas penyampaian konten positif oleh Dedi Mulyadi dapat memperkuat penilaian warga.
“Masyarakat Jawa Barat itu 84 persen terhubung ke internet dan sebagian besar menggunakan internet melalui media sosial. Evaluasi positif masyarakat terhadap KDM juga dipengaruhi oleh konten-konten positif yang disampaikan Dedi Mulyadi hampir setiap hari,” ujar Djayadi.
Program dan layanan menjadi landasan penilaian
Penilaian positif masyarakat juga bertumpu pada penyelenggaraan pemerintahan di Jawa Barat. Lebih dari 64 persen responden menilai pelaksanaan pemerintahan berjalan baik.
Layanan di bidang infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan menjadi bagian dari aspek yang diperhatikan warga. Ketiga sektor tersebut terkait langsung dengan evaluasi masyarakat atas program pemerintah daerah.
| Bidang yang Dinilai | Temuan | Peran dalam Evaluasi |
|---|---|---|
| Kepuasan terhadap Dedi Mulyadi | 95,4 persen | Menunjukkan apresiasi publik yang tinggi |
| Penyelenggaraan pemerintahan | Lebih dari 64 persen dinilai baik | Menjadi dasar penilaian terhadap program |
| Kondisi ekonomi | 44 persen stabil atau sedang | Memengaruhi persepsi situasi daerah |
| Internet di Jawa Barat | 84 persen | Memperluas komunikasi melalui media sosial |
Kondisi ekonomi daerah turut masuk dalam pertimbangan publik. Sebanyak 44 persen responden menilai ekonomi Jawa Barat berada dalam keadaan stabil atau sedang.
Data tersebut memperlihatkan penilaian terhadap pemerintah tidak hanya muncul dari satu jenis layanan. Pengalaman masyarakat terhadap sejumlah sektor pemerintahan ikut membentuk apresiasi terhadap kepemimpinan daerah.
Popularitas figur gubernur
LSI menilai Dedi Mulyadi merupakan salah satu kepala daerah dengan tingkat popularitas sangat tinggi. Djayadi menyebut popularitasnya mencapai hampir 100 persen di tengah masyarakat.
Pengenalan publik yang kuat itu berkaitan dengan karakter komunikasi yang dianggap merakyat. Djayadi juga menyoroti sentuhan kemanusiaan dalam komunikasi Dedi Mulyadi mengenai persoalan sehari-hari masyarakat.
“Gubernur ini termasuk salah satu yang sangat populer di masyarakat, popularitasnya mencapai hampir 100 persen. Pola komunikasinya dianggap sangat merakyat dan punya sentuhan kemanusiaan terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari,” kata Djayadi di Bandung.
LSI tidak menyajikan perhitungan khusus mengenai porsi kontribusi setiap faktor terhadap kepuasan publik. Namun, lembaga itu menyimpulkan bahwa figur Dedi Mulyadi dan pelaksanaan program pemerintah merupakan aspek paling kuat yang terlihat dalam survei.
Dengan demikian, angka kepuasan 95,4 persen terbentuk dari hubungan antara popularitas, komunikasi digital, layanan publik, program pemerintah, dan penilaian terhadap kondisi ekonomi. Setiap unsur tersebut berkontribusi dalam membangun evaluasi positif masyarakat Jawa Barat terhadap kepemimpinan gubernurnya.






