Bukan Sekadar Koin Peringatan, Desain Trump Berbenturan dengan Larangan Kongres

Rencana koin US$ 1 untuk memperingati 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat menjadi kontroversial karena desainnya menampilkan Donald Trump. Masalahnya, Kongres AS telah menetapkan larangan eksplisit terhadap penggambaran orang yang masih hidup dalam koin peringatan tersebut.

Larangan itu tercantum dalam aturan tahun 2020 yang memberikan kewenangan kepada menteri keuangan untuk menerbitkan uang logam peringatan. Karena Trump masih menjabat sebagai presiden, desain yang beredar kini berada dalam sorotan khusus.

Scott Bessent selaku Menteri Keuangan AS mengumumkan bahwa US Mint akan mulai memproduksi koin itu. Penanda “1776-2026” dipakai untuk menegaskan kaitannya dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.

Simbol nasional dan figur politik dalam satu desain

Sisi depan rancangan menampilkan potret Trump dengan tulisan “Liberty” dan “In God We Trust”. Di sisi yang sama tercetak angka “1776-2026”.

Bagian belakang menggunakan gambar elang dari lambang kepresidenan AS. Namun, ruang tersebut juga diisi ilustrasi Trump yang mengangkat kepalan tangan dengan tulisan “fight, fight, fight”.

UnsurPosisi pada KoinKeterangan
Potret TrumpDepanDitempatkan bersama tulisan peringatan
Elang kepresidenanBelakangDiambil dari lambang kepresidenan AS
“Fight, fight, fight”BelakangMenyertai ilustrasi Trump berkepalan tangan

Tulisan “fight, fight, fight” merujuk pada upaya pembunuhan terhadap Trump pada 2024. Elemen itu muncul dalam versi baru setelah draf desain sebelumnya sempat dipublikasikan pada Oktober 2025.

Trump menyatakan merasa terhormat setelah menerima contoh uang logam tersebut. Kepada Fox Business, ia mengatakan, “Mereka memberi saya sebuah koin. Itu sangat tidak biasa menurut pemahaman saya.”

Aturan 1866 memiliki cakupan berbeda

Perdebatan ini juga melibatkan ketentuan AS sejak 1866 yang melarang potret orang hidup pada mata uang. Akan tetapi, aturan lama itu mengacu pada uang kertas yang diproduksi Bureau of Engraving and Printing.

Koin dicetak oleh US Mint, sehingga pemisahan kewenangan itu membuat penerapan aturan 1866 tidak langsung berlaku pada uang logam. Meski begitu, aturan khusus pada 2020 tetap menjadi hambatan hukum yang paling sering dipersoalkan.

Aturan 2020 tidak hanya memberi kewenangan pencetakan, tetapi juga menetapkan batasan mengenai isi desain. Karena itu, penggunaan figur presiden aktif dipandang perlu memperoleh penjelasan hukum yang jelas sebelum koin diterbitkan.

Dasar hukum masih dinanti

Departemen Keuangan AS belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai polemik rancangan ini. Respons resmi diperlukan untuk menjelaskan apakah pemerintah melihat adanya dasar yang memungkinkan desain tersebut tetap digunakan.

Beritasatu, yang mengutip News8000, melaporkan bahwa rencana itu kini memusatkan perhatian pada benturan antara desain koin dan ketentuan yang mengaturnya. Kejelasan dari Departemen Keuangan AS akan menentukan bagaimana rencana pencetakan koin peringatan ini dilanjutkan.

Baca Juga