Jurgen Klopp akan memimpin Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030 dengan mandat yang lebih luas daripada sekadar menggantikan Julian Nagelsmann. DFB membebankan target membawa Die Mannschaft bersaing di Euro 2028, UEFA Nations League, serta turnamen dunia pada akhir masa kontraknya.
Penunjukan Klopp datang setelah Jerman gagal memenuhi harapan pada Piala Dunia 2026. Tim yang sempat menjadi juara Grup E itu tersingkir dari Paraguay lewat adu penalti di babak 32 besar.
Kontrak empat tahun memberi DFB kesempatan membangun program yang berkelanjutan. Di sisi lain, hasil buruk pada turnamen terakhir membuat Klopp tetap dituntut menghadirkan perkembangan pada agenda kompetitif berikutnya.
Mandat Jangka Panjang untuk Die Mannschaft
Klopp memiliki latar pengalaman menangani Liverpool dan Borussia Dortmund sebelum dipercaya memimpin tim nasional. Pengalaman tersebut menjadi alasan penting di balik harapan agar Jerman dapat kembali tampil sebagai kekuatan utama sepak bola dunia.
Misi baru ini menuntut keseimbangan antara pembenahan segera dan persiapan jangka panjang. Jerman tidak hanya perlu menatap Piala Dunia 2030, tetapi juga harus menjalani Euro 2028 serta UEFA Nations League dalam periode kepemimpinan Klopp.
Perubahan di kursi pelatih terjadi setelah evaluasi menyeluruh terhadap performa tim nasional. Menurut bola.bisnis.com, nama Klopp sebelumnya telah lama dipertimbangkan sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Nagelsmann.
Susunan Staf Pendamping
DFB menyiapkan tiga asisten pelatih untuk bekerja bersama Klopp. Pengumuman komposisi staf tersebut disampaikan melalui akun resmi media sosial Timnas Jerman.
| Asisten | Peran | Keterangan |
|---|---|---|
| Peter Krawietz | Asisten pelatih | Staf pendamping Klopp |
| Pepijn Lijnders | Asisten pelatih | Pernah menjadi pembantu Pep Guardiola di Manchester City |
| Sven Bender | Asisten pelatih | Staf pendamping Klopp |
DFB menyebut Klopp akan bergabung dengan Peter Krawietz, Pepijn Lijnders, dan Sven Bender. “Jurgen Klopp menjadi pelatih baru untuk tim nasional Jerman. Dia akan bergabung dengan para asisten yakni Peter Krawietz, Pepijn Lijnders, dan Sven Bender,” tulis DFB.
Susunan tersebut menjadi perangkat awal bagi Klopp untuk menjalankan masa kerjanya. Kehadiran tiga asisten memungkinkan DFB memulai program baru dengan struktur kepelatihan yang telah ditetapkan sejak pengumuman pelatih baru.
Tekanan dari Hasil Terakhir
Perjalanan Jerman di Piala Dunia 2026 memperlihatkan kontras antara hasil fase grup dan akhir turnamen. Status juara Grup E tidak cukup membawa mereka melewati Paraguay pada laga babak 32 besar yang berakhir melalui adu penalti.
Kegagalan tersebut membuat perubahan kepelatihan memiliki arti penting bagi arah tim nasional. Klopp kini menjadi pusat proyek DFB untuk menjawab tuntutan hasil sambil menyiapkan Timnas Jerman menuju Piala Dunia 2030.
Dengan waktu kerja hingga 2030, arah kerja Klopp akan diuji melalui kompetisi yang datang sebelum turnamen dunia tersebut. Sorotan terhadap mantan pelatih Liverpool itu akan berkaitan langsung dengan kemampuan Jerman membangun kembali persaingan di level tertinggi.






