Jenazah dr Siti Zahra Maghfira Dimakamkan di Makassar, Penyelidikan Polisi Tetap Berjalan

Jenazah dr Siti Zahra Maghfira dibawa dari Jakarta menuju Makassar untuk dimakamkan setelah peristiwa duka yang menimpanya. Sebelum dimakamkan, jenazah sempat disemayamkan di Villa Surya Mas, Blok B Nomor 7, Jalan Toddopuli Raya, Makassar.

Di Jakarta, kepolisian masih melanjutkan penyelidikan atas peristiwa yang menyebabkan dokter muda tersebut meninggal dunia. Almarhumah ditemukan meninggal setelah terjatuh dari lantai 18 sebuah apartemen di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

Penyebab Kejadian Belum Dipastikan

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menyatakan polisi masih mengumpulkan bukti dan meminta keterangan para saksi. Hingga seluruh proses pendalaman selesai, penyebab pasti korban terjatuh belum dapat disimpulkan.

Keluarga korban belum dapat dimintai keterangan karena sedang berduka. Mansur mengatakan belum ada informasi yang dapat menjelaskan apakah peristiwa itu terkait tekanan pekerjaan maupun faktor lainnya.

“Jadi belum ada informasi apa pun terkait ini karena tekanan pekerjaan, apa ada hal yang lain-lain, itu sampai sekarang belum dapat dijelaskan,” ujar Mansur pada Senin, 27 Juli 2026. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Pokok PenyelidikanStatus
Keterangan saksiMasih dikumpulkan
Barang buktiMasih didalami
Penyebab pasti kejadianBelum disimpulkan

Keterangan sementara menyebut almarhumah tinggal di unit apartemen bersama ibunya. Pada saat kejadian, ibunya disebut sempat mengajak korban pergi ke pusat perbelanjaan, tetapi korban memilih berada di unit.

Dokter Muda dalam Masa Internsip

dr Siti Zahra Maghfira, S.Ked., merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin angkatan 2019. Ia sedang menjalani Program Internsip Dokter Indonesia di RS Sentra Medika Cisalak ketika kabar duka tersebut muncul.

Masa internsip merupakan bagian dari tahapan profesi dokter setelah menyelesaikan pendidikan kedokteran. Kepergian almarhumah menyisakan duka bagi keluarga, rekan sejawat, serta komunitas tenaga kesehatan.

AspekData
PendidikanFakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin angkatan 2019
Tahap profesiProgram Internsip Dokter Indonesia
Lokasi penugasanRS Sentra Medika Cisalak

Putri Direktur Rumah Sakit

Almarhumah adalah putri dr Musadri Amir Abdullah, Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam yang menjabat sebagai Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Informasi hubungan keluarga itu turut disampaikan dalam unggahan belasungkawa Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia RSUD Provinsi Sulawesi Barat.

Kabar meninggalnya almarhumah kemudian diikuti ungkapan belasungkawa dari berbagai pihak melalui media sosial. Peristiwa tersebut turut menjadi duka bagi keluarga besar RSUD Provinsi Sulawesi Barat.

Viva.co.id memberitakan bahwa polisi tetap melanjutkan penanganan perkara berdasarkan keterangan Kompol Mansur. Kepolisian belum memberikan kesimpulan akhir terkait penyebab peristiwa tersebut.

Baca Juga