Menjelang Lawan Sunderland, Ipswich Town Mencari Rasa Menang di Berlin

Ipswich Town ingin membawa rasa menang dari Berlin sebagai bekal sebelum menghadapi Sunderland pada pembuka Liga Premier Inggris. Leif Davis menilai hasil positif atas Union Berlin akan memberi dorongan penting ketika tim memasuki kompetisi resmi.

Target tersebut tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir pramusim, tetapi juga keyakinan menghadapi pertandingan tandang. Davis memandang laga di markas Union Berlin sebagai simulasi tekanan yang relevan bagi skuad The Blues.

Kepercayaan Diri Menjelang Musim Baru

Davis ingin Ipswich menutup rangkaian persiapan dengan penampilan yang meyakinkan. Menurutnya, kemenangan dapat membantu pemain membawa energi positif menuju tantangan berikutnya.

“Kami jelas ingin meraih kemenangan, menutup pra-musim dengan baik, dan mendapatkan rasa menang itu,” kata Davis. Ia menilai tampil baik di kandang lawan dapat menjadi modal bagi Ipswich pada laga tandang musim baru.

Pemain berusia muda itu juga menegaskan bahwa standar tim harus segera dibangun. Baginya, tidak ada alasan bagi pemain untuk kehilangan mentalitas kompetitif hanya karena pertandingan berstatus persahabatan.

“Bahkan dalam pertandingan persahabatan, Anda ingin tetap kompetitif. Ini adalah seminggu sebelum musim dimulai, di sinilah standar harus ditetapkan sekarang,” ujar Davis.

Pemusatan Latihan dan Kekompakan Skuad

Ipswich Town berada di Jerman untuk melanjutkan persiapan setelah menang atas Le Havre dan Rayo Vallecano di Portman Road. Pemusatan latihan itu difokuskan pada penguatan taktik, kondisi fisik, dan hubungan antarpemain.

Skuad tiba pada Rabu malam lalu mengadakan makan malam bersama sebelum berlatih pada hari berikutnya. Davis menyebut sesi latihan tersebut berjalan baik untuk memulihkan ritme tim menjelang pertandingan Sabtu.

Kondisi cuaca hangat di Jerman dinilai mendukung pemain dalam memperoleh menit bermain tambahan. Ipswich memanfaatkan fase ini untuk memastikan para pemain siap menghadapi akhir pekan pembuka musim.

Davis menilai tim harus dapat menghidupkan pertandingan dari dalam lapangan ketika bermain tandang. “Kami harus menciptakan atmosfer kami sendiri di lapangan,” tuturnya.

Adaptasi Rekrutan Baru

Saša Lukić mendapat kesempatan menjalani debut sebagai starter bersama Marcelino Nunez di lini tengah. Sementara itu, Dara O’Shea, Issa Diop, Jacob Greaves, Davis, dan Kjell Scherpen mengisi bagian pertahanan.

PemainStatus dalam Persiapan
Saša LukićStarter untuk pertama kali
Jaden PhilogeneKembali setelah cedera
Christian WaltonKembali setelah cedera
Florentino LuísAbsen akibat cedera ringan
Abdul FatawuAbsen akibat cedera ringan

Davis menilai delapan pemain baru sudah beradaptasi dengan baik di dalam kelompok. Ia menyoroti Florentino Luís yang memberi assist dalam laga pertamanya, kekuatan Emersonn, dan kemampuan Abdul Fatawu ketika menguasai bola.

Hubungan antarpemain turut dibangun melalui permainan puzzle kata serta Uno di hotel. Davis percaya suasana santai di luar lapangan dapat membantu membentuk koneksi lebih kuat saat kompetisi dimulai.

Ujian Berkualitas dari Bundesliga

Union Berlin dinilai tepat menjadi lawan karena berasal dari Bundesliga yang memiliki intensitas tinggi. Davis menyebut liga tersebut kuat dan memiliki banyak pemain berkualitas, dengan Harry Kane, Erling Haaland, serta Jude Bellingham sebagai contoh pemain yang pernah berkarier di Jerman.

Ipswich telah beberapa kali menghadapi klub Jerman, termasuk Fortuna Dusseldorf, Hoffenheim, RB Leipzig, dan Werder Bremen. Davis mengingat laga melawan Leipzig di Piala Innsbruck serta pertemuan dengan Werder Bremen sebagai pengalaman penting menghadapi lawan berlevel tinggi.

Laga di Berlin kini memberi Ipswich kesempatan menyatukan kesiapan fisik, taktik, dan mental dalam satu ujian terakhir. Hasil pertandingan akan menjadi bagian dari persiapan tim sebelum fokus beralih ke Sunderland.

Baca Juga