IPDN membuka 1.410 kursi dalam seleksi Sekolah Kedinasan 2026, menjadi kuota terbesar di antara instansi yang tersedia. Total daya tampung seluruh sekolah kedinasan pada periode ini mencapai 4.770 formasi.
PKN STAN menyusul dengan 1.000 formasi, sementara 22 sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan menyediakan 891 formasi. Komposisi kuota tersebut menunjukkan persaingan peserta akan tersebar pada sejumlah instansi dengan kapasitas yang berbeda.
Peta Formasi Sekolah Kedinasan 2026
Kebutuhan formasi itu dipublikasikan melalui unggahan resmi Kementerian PAN-RB. Setelah IPDN dan PKN STAN, STIS menjadi sekolah kedinasan dengan kuota terbesar berikutnya, yaitu 564 formasi.
| Sekolah Kedinasan | Formasi |
|---|---|
| Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) | 1.410 |
| Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN | 1.000 |
| 22 sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan | 891 |
| Politeknik Statistika (STIS) | 564 |
| Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) | 375 |
| Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) | 250 |
| STMKG | 130 |
| STIN | 100 |
| Poltek SSN | 50 |
Poltekimipas menerima 375 peserta dan Poltekpin menyediakan 250 formasi. STMKG membuka 130 formasi, sedangkan STIN serta Poltek SSN masing-masing menyediakan 100 dan 50 formasi.
Pendaftaran Tidak Lagi Memakai Portal Khusus
Pendaftaran seleksi berlangsung pada 18-30 Agustus 2026. Berbeda dari periode sebelumnya, calon peserta kini harus membuat akun dan mendaftar melalui portal SSCASN BKN di https://sscasn.bkn.go.id/.
Pembuatan akun merupakan tahapan wajib sebelum peserta dapat memilih sekolah kedinasan. Informasi BKN menyebut data akun yang sudah berhasil dibuat tidak dapat diubah.
Pendaftar perlu melakukan swafoto, memeriksa identitas, melengkapi data, dan mengonfirmasi data secara berurutan. Setelah akun selesai dibuat, peserta dapat mencetak informasi pendaftaran lalu memilih “Lanjutkan Login Pendaftaran”.
Tahapan Ujian Berlanjut hingga November
Pengumuman seleksi dijadwalkan pada 15-24 Agustus 2026, sedangkan seleksi administrasi berjalan hingga 1 September 2026. Hasil administrasi diumumkan pada 2-3 September, disusul masa sanggah pada 4-5 September 2026.
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pengumuman pasca sanggah | 7-8 September 2026 |
| Pembayaran PNBP SKD CAT BKN | 11-15 September 2026 |
| Pengumuman jadwal SKD | 18-21 September 2026 |
| Pelaksanaan SKD CAT BKN | 22 September-7 Oktober 2026 |
| Seleksi lanjutan non-CAT BKN | 11-28 Oktober 2026 |
| Pengumuman kelulusan akhir | 21 Oktober-1 November 2026 |
Peserta yang lolos administrasi memasuki penerbitan kode billing PNBP SKD CAT BKN pada 9-10 September 2026. Pembayaran kode billing dilakukan pada 11-15 September 2026.
Jadwal SKD memuat lokasi, waktu, dan sesi ujian peserta yang diumumkan pada 18-21 September 2026. Seleksi Kompetensi Dasar dengan metode CAT BKN berlangsung pada 22 September sampai 7 Oktober 2026.
Seleksi lanjutan non-CAT BKN dijadwalkan pada 11-28 Oktober 2026. Kementerian atau lembaga akan mengumumkan kelulusan akhir pada rentang 21 Oktober hingga 1 November 2026.
Pelaporan hasil pelaksanaan seleksi kepada Menteri PAN-RB dan BKN melalui SSCASN berlangsung dari 23 Oktober sampai 21 November 2026. Peserta perlu mencermati jadwal pada setiap tahap, terutama setelah pendaftaran dan verifikasi administrasi berakhir.






