Tertinggal dan Ditekan Vietnam, Indonesia Tetap Menang 3-0 untuk Rebut Final SEA V Cup

Timnas voli putra Indonesia tidak hanya menang, tetapi juga mampu keluar dari tekanan Vietnam untuk mengamankan tiket final SEA V Cup 2026. Indonesia menang 3-0 meski sempat tertinggal pada set pertama dan kembali mendapat perlawanan sengit di set ketiga.

Kemenangan tersebut menjaga perjalanan tanpa kehilangan set sejak fase grup. Indonesia akan menghadapi Kamboja pada laga puncak setelah calon lawannya itu mengalahkan Thailand 3-1 di semifinal.

Vietnam sempat menguasai awal pertandingan

Semifinal leg 1 berlangsung di Candon City Arena, Filipina, Sabtu (18/7/2026). Vietnam tampil menekan sejak awal set pertama dan membuat Indonesia tertinggal dalam perolehan angka.

Indonesia baru berhasil mengubah arah pertandingan saat kedudukan mencapai 16-16. Setelah itu, Tim Merah Putih memimpin 19-17, namun Vietnam kembali memaksa skor menjadi 20-20.

Indonesia mampu menjaga ketenangan pada fase akhir set dan merebut kemenangan 25-22. Set pertama menjadi penanda bahwa keunggulan Indonesia tidak diraih tanpa perlawanan dari Vietnam.

SetSkor AkhirCatatan
Pertama25-22Indonesia bangkit dari tekanan awal
Kedua25-20Indonesia tampil dominan
Ketiga25-22Indonesia menutup laga pada akhir set

Serangan Indonesia lebih efektif pada set kedua

Set kedua memperlihatkan permainan Indonesia yang lebih menguasai jalannya laga. Serangan, termasuk spike Boy Arnes, berulang kali menyulitkan pertahanan Vietnam.

Vietnam tidak mampu menghentikan laju Indonesia pada set ini. Indonesia menang 25-20 dan membawa keunggulan dua set menuju set ketiga.

Keunggulan tersebut belum langsung membuat pertandingan selesai. Vietnam kembali menemukan ruang untuk menekan dan sempat unggul 12-10 pada awal set ketiga.

Blok rapat menjaga peluang kemenangan

Indonesia merespons ketika skor mencapai 15-15. Blok yang rapat membantu tim mengambil alih kedudukan dan membuka jarak menjadi 19-17.

Tim Merah Putih terus menjaga keunggulan hingga memasuki poin-poin penentuan. Serve Vietnam yang melebar kemudian memberi Indonesia match point pada kedudukan 24-21.

Vietnam sempat memperpanjang permainan setelah spike Farhan Halim melebar jauh. Namun, blok pemain Vietnam yang keluar memastikan Indonesia memenangi set ketiga 25-22 sekaligus mengakhiri pertandingan.

Modal sebelum menghadapi Kamboja

Menurut sport.detik.com, kemenangan atas Vietnam membawa pasukan Reidel Toran ke final tanpa kehilangan set sejak babak grup. Rekor itu menjadi modal kuat, meski final menuntut pendekatan yang berbeda.

Indonesia pernah menaklukkan Kamboja 3-0 pada pertandingan Pool A. Rama Fazza dan rekan-rekannya sudah memiliki gambaran tentang lawan, tetapi Kamboja kini datang setelah membuat kejutan dengan mengalahkan Thailand 3-1.

Final akan menjadi kesempatan Indonesia mempertahankan konsistensi yang terlihat sepanjang turnamen. Kemampuan bangkit saat mendapat tekanan dari Vietnam menjadi salah satu bekal penting menuju laga melawan Kamboja.

Baca Juga