Guru di Dua Sekolah Harus Isi Sulingjar 2026 Dua Kali, Pengisian Dibuka hingga 17 Agustus

Guru yang tercatat mengajar di lebih dari satu sekolah wajib mengisi Sulingjar 2026 untuk setiap sekolah tempat dirinya terdaftar. Ketentuan ini berlaku selama masa pengisian survei yang dibuka dari 20 Juli hingga 17 Agustus 2026.

Responden tidak disarankan menunda pengisian sampai mendekati batas akhir. Kendala token, kartu login, sinkronisasi data, dan akses portal dapat membutuhkan bantuan operator sekolah sebelum survei dapat diselesaikan.

Sulingjar Bukan Penilaian Kinerja Individu

Survei Lingkungan Belajar digunakan untuk memotret kondisi lingkungan belajar di satuan pendidikan. Hasilnya diolah secara agregat pada tingkat sekolah, bukan sebagai penilaian kompetensi guru atau evaluasi kinerja perseorangan.

Aspek yang dihimpun mencakup budaya belajar, praktik pembelajaran guru, kepemimpinan kepala sekolah, rasa aman, dan inklusivitas. Data tersebut menjadi salah satu bahan penyusunan Rapor Pendidikan serta mendukung Perencanaan Berbasis Data.

Karena berbentuk survei persepsi, setiap responden perlu menjawab berdasarkan pengalaman selama satu tahun ajaran terakhir. Pilihan jawaban harus menggambarkan kondisi nyata sekolah dan tidak perlu diseragamkan dengan peserta lain.

Daftar Peserta Mengacu pada Data Sekolah

Kepala satuan pendidikan pada jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB dapat menjadi responden apabila tercatat dalam Dapodik atau EMIS. Guru aktif dengan status ASN, PPPK, maupun honorer juga termasuk peserta jika namanya masuk dalam daftar yang telah ditetapkan.

Tidak semua pegawai sekolah otomatis menjadi responden Sulingjar. Data peserta 2026 mengacu pada hasil sinkronisasi Dapodik atau EMIS hingga 30 Juni 2026.

InformasiKetentuan Sulingjar 2026
Periode pengisian20 Juli–17 Agustus 2026
Data pesertaSinkronisasi Dapodik atau EMIS hingga 30 Juni 2026
RespondenKepala sekolah dan guru yang masuk daftar
Portalsurveilingkunganbelajar.kemendikdasmen.go.id

Jaga Token dan Kartu Login

Peserta perlu mengakses portal resmi melalui domain berakhiran kemendikdasmen.go.id dengan koneksi HTTPS. Alamat situs sebaiknya diketik langsung pada peramban untuk menghindari tautan palsu yang dikirim dari sumber tidak jelas.

Kartu login dari operator sekolah berisi NPSN, token, NIK, dan tanggal lahir peserta. Token hanya berlaku bagi satu peserta sehingga tidak boleh dibagikan atau dipublikasikan di media sosial.

  1. Siapkan perangkat dengan koneksi internet stabil.
  2. Buka portal resmi Sulingjar dan masukkan NPSN sekolah.
  3. Masukkan token dari kartu login.
  4. Isi NIK dan tanggal lahir sesuai data Dapodik atau EMIS.
  5. Periksa kembali nama serta identitas yang muncul pada layar.

Peserta harus berhenti apabila identitas pada sistem tidak sesuai. Operator sekolah perlu memeriksa masalah tersebut sebelum responden melanjutkan ke halaman pertanyaan.

Periksa Jawaban Sebelum Finalisasi

Seluruh bagian survei perlu diisi sebelum proses pengiriman dilakukan. Peserta sebaiknya meninjau kembali jawaban dan memastikan tidak ada pertanyaan yang tertinggal.

Setelah memilih tombol kirim atau selesai, peserta perlu menunggu notifikasi bahwa pengisian berhasil. Bukti penyelesaian dapat disimpan bila diperlukan, kemudian akun perlu dikeluarkan jika perangkat dipakai bersama.

Jawaban yang telah difinalisasi pada umumnya tidak dapat diubah kembali. Operator sekolah biasanya hanya dapat melihat status partisipasi responden, yakni belum mengisi, sedang mengisi, atau sudah selesai.

Penanganan Saat Login Gagal

Token yang tidak berfungsi perlu dicek kembali karena kekeliruan huruf atau angka dapat menghambat akses. Peserta juga perlu mencocokkan NIK dan tanggal lahir dengan data yang tercatat pada Dapodik atau EMIS.

Apabila nama tidak muncul, operator sekolah dapat melakukan pemeriksaan melalui Verval PTK karena masalah tersebut dapat terkait sinkronisasi data. Portal yang sulit diakses dapat dicoba kembali di luar jam sibuk setelah memastikan koneksi internet memadai.

Kartu login yang hilang dapat dimintakan cetak ulang kepada operator sekolah. Bila kendala tetap tidak selesai, operator dapat meneruskan laporan melalui helpdesk resmi Kemendikdasmen.

Baca Juga