LAFC mengalami dua momen handball dengan dampak berlawanan saat menghadapi San Diego di BMO Stadium. Gol Denis Bouanga dibatalkan VAR, sedangkan handball Ryan Porteous pada menit ke-89 menghasilkan penalti yang memenangkan San Diego 1-0.
Anders Dreyer menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti untuk San Diego. Ia mengecoh penjaga gawang Yoris dan mencetak gol yang menjadi pembeda dalam pertandingan pekan ke-20 Major League Soccer 2026 itu.
Gol Bouanga sebelumnya hadir pada menit ke-21 dan sempat membuat LAFC merayakan keunggulan. Wasit mengubah keputusan setelah peninjauan Video Assistant Referee mengonfirmasi pelanggaran handball.
Keputusan itu mempertahankan skor 0-0 dan mengubah arah pertandingan bagi tuan rumah. LAFC tetap menekan, tetapi pertahanan San Diego mampu menjaga gawangnya hingga akhir.
Empat Tembakan Son Belum Berbuah Gol
Son Heung-min menjadi salah satu sumber ancaman utama LAFC sepanjang laga. Ia mencatatkan empat tembakan, termasuk aksi individu pada menit kelima setelah melewati dua pemain bertahan.
Sepakan Son pada kesempatan awal itu melenceng di sisi kiri gawang. Setelah jeda, dua tembakan mendatarnya pada menit ke-49 dan 54 juga hanya melewati luar tiang gawang San Diego.
Son kembali mendapat peluang pada menit ke-71. Namun, pemain bertahan San Diego menghentikan tembakan tersebut dengan tekel.
LAFC pun tidak mampu memanfaatkan sejumlah kesempatan yang tercipta di kandang sendiri. Ketika pertandingan memasuki menit ke-89, Porteous melakukan handball di area penalti dan membuka jalan bagi San Diego untuk menentukan hasil akhir.
Kemenangan ini mengangkat San Diego ke posisi ke-12 klasemen Wilayah Barat. Mereka kini memiliki 24 poin dari enam kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kekalahan.
| Tim | Peringkat Wilayah Barat | Poin | Rekor |
|---|---|---|---|
| LAFC | 3 | 34 | 10 menang, 5 imbang, 6 kalah |
| San Diego | 12 | 24 | 6 menang, 6 imbang, 7 kalah |
Di sisi lain, LAFC tetap berada di peringkat ketiga Wilayah Barat meski gagal memperoleh tambahan angka. Koleksi mereka masih 34 poin, hasil dari 10 kemenangan, lima imbang, dan enam kekalahan.
Laga di Los Angeles, California, pada Minggu (16/8) itu berakhir dengan satu gol dari titik penalti. San Diego memaksimalkan kesempatan terakhir yang tersedia, sementara LAFC harus menanggung akibat dari peluang yang tidak berbuah gol.






