Sembilan kementerian dan lembaga membuka total 4.770 formasi dalam seleksi Sekolah Kedinasan 2026. Peluang terbesar tersedia di IPDN dengan 1.410 kursi, jauh di atas kuota sekolah kedinasan lain dalam daftar.
Besarnya alokasi formasi membuat peserta perlu membandingkan pilihan sekolah dan jadwal seleksi sejak awal. PKN STAN membuka 1.000 formasi, sedangkan 22 sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan menyiapkan 891 kursi.
Sembilan Lembaga Penyelenggara
Rekrutmen ini melibatkan Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Perhubungan. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Kementerian Hukum juga ikut membuka formasi.
Lembaga lainnya terdiri atas Badan Pusat Statistik, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Setiap instansi membuka penerimaan melalui sekolah kedinasan yang berada di bawah lingkungannya.
Kementerian PAN-RB menetapkan rincian daya tampung untuk seleksi ini. Informasi tersebut diumumkan melalui unggahan resmi pada 14 Agustus 2026.
Rincian Formasi yang Dibuka
IPDN menjadi sekolah dengan alokasi tertinggi, disusul PKN STAN. Setelah dua sekolah tersebut, kuota besar juga tersedia di lingkungan Kementerian Perhubungan dan Politeknik Statistika STIS.
| Instansi/Sekolah | Kuota |
|---|---|
| IPDN | 1.410 formasi |
| PKN STAN | 1.000 formasi |
| 22 Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan | 891 formasi |
| Politeknik Statistika STIS | 564 formasi |
| Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan | 375 formasi |
| Politeknik Pengayoman Indonesia | 250 formasi |
| STMKG | 130 formasi |
| STIN | 100 formasi |
| Poltek SSN | 50 formasi |
Politeknik Statistika STIS menyediakan 564 formasi dan menjadi salah satu pilihan dengan daya tampung tinggi. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan membuka 375 formasi, sementara Politeknik Pengayoman Indonesia menyediakan 250 kursi.
STMKG mendapat alokasi 130 formasi dan STIN menyediakan 100 formasi. Poltek SSN berada pada kuota terendah dengan 50 formasi.
Rangkaian Seleksi hingga November
Pengumuman seleksi dijadwalkan pada 15 sampai 24 Agustus 2026. Pendaftaran berlangsung pada 18 hingga 30 Agustus 2026, sehingga periode keduanya saling beririsan.
| Tahap | Jadwal |
|---|---|
| Pengumuman seleksi | 15-24 Agustus 2026 |
| Pendaftaran | 18-30 Agustus 2026 |
| Pengumuman kelulusan akhir | 21 Oktober-1 November 2026 |
Sesudah pendaftaran, peserta akan melewati seleksi administrasi dan pengumuman hasil pemeriksaan. Tahap tersebut juga mencakup masa sanggah sebelum seleksi berikutnya dilaksanakan.
Seleksi kompetensi dasar memakai metode CAT BKN. Peserta yang melalui tahap itu masih perlu mengikuti seleksi lanjutan berdasarkan aturan instansi yang dipilih.
Berdasarkan jadwal yang dilansir Detikcom, proses seleksi berjalan dari Agustus sampai November 2026. Pengumuman kelulusan akhir akan berlangsung dalam rentang 21 Oktober hingga 1 November 2026.






