Luna Minta Yordania Lupakan Kemenangan 3-1, Thailand dan Indonesia Menunggu

Pelatih Yordania Luna Rami Amin Almasri meminta skuadnya tidak tenggelam dalam euforia setelah mengalahkan Singapura 3-1. Peringatan itu muncul karena Yordania masih harus berhadapan dengan Thailand dan Indonesia di Grup B Srikandi Merdeka Cup.

Kemenangan di Supersoccer Arena, Kudus, memang memberi dorongan kepercayaan diri pada laga pembuka. Namun, Luna memandang hasil tersebut hanya sebagai satu tahapan yang belum cukup untuk menentukan perjalanan timnya.

“Saya sangat bangga dengan tim ini dan mereka mendapatkan apa yang pantas mereka dapatkan hari ini. Untuk pertandingan berikutnya, saya rasa kami harus melupakan kemenangan hari ini,” ujar Luna pada Sabtu malam.

Target Tetap Mengarah ke Dua Laga Berikutnya

Yordania memulai Grup B dengan tiga poin berkat kemenangan atas Singapura. Fokus kini beralih pada persiapan menghadapi Thailand dan Indonesia, dua pertandingan yang masih menunggu setelah laga pembuka.

Alma Odal Yousef Alsaify menyampaikan bahwa timnya ingin menjaga semangat yang terlihat saat menundukkan Singapura. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan buah kerja keras bersama seluruh pemain.

“Saya sangat senang melihat semangat kami sebagai tim. Kemenangan ini merupakan hasil dari semua usaha dan kerja keras bersama,” kata Alma.

Alma menegaskan Yordania masih membidik tiga poin pada dua pertandingan berikutnya. Ambisi itu memperlihatkan bahwa kemenangan pertama tidak membuat tim merasa cukup dengan raihan awal mereka.

Tiga Gol dalam Rentang Dua Babak

Yordania membangun kemenangan melalui gol dari tiga pemain yang berbeda. Pola tersebut menunjukkan kontribusi lini serang mereka tidak terpusat pada satu nama.

MenitPencetak GolTim
35Toleen Belal Suleiman ObeidatYordania
49Alma Odal Yousef AlsaifyYordania
74Lamar Nabil Hussein YoussifYordania
83Ho Rae-En, penaltiSingapura

Toleen Belal Suleiman Obeidat memecah kebuntuan pada menit ke-35. Gol tersebut membuat Yordania memasuki jeda pertandingan dengan keunggulan satu gol.

Setelah pertandingan kembali berjalan, Alma menambah skor pada menit ke-49. Lamar Nabil Hussein Youssif kemudian memperlebar jarak menjadi 3-0 melalui gol pada menit ke-74.

Singapura tidak pulang tanpa gol karena Ho Rae-En mengeksekusi penalti pada menit ke-83. Balasan itu belum mampu menggeser hasil akhir, tetapi memperlihatkan bahwa Singapura terus berupaya sampai pertandingan berakhir.

Singapura Menyiapkan Pembenahan

Pelatih Singapura Ratna Suffian Bin Ishak menerima bahwa hasil tersebut tidak sesuai target timnya. Meski begitu, ia menilai ada hal positif yang dapat dibawa ke proses evaluasi.

“Tentu saja ini bukan hasil yang kami inginkan. Tapi saya rasa ada banyak hal positif yang bisa diambil. Kami tidak kalah kelas dan para pemain tetap berjuang hingga akhir pertandingan,” ujar Ratna.

Ratna ingin pemain Singapura tampil lebih tenang dan mengeluarkan kemampuan terbaik pada laga berikutnya. Ia juga menilai kekuatan peserta di Grup B relatif merata, sehingga setiap pertandingan penting untuk menjaga peluang ke semifinal.

Yordania memasuki laga-laga selanjutnya dengan modal tiga gol dari tiga pencetak berbeda dan kemenangan 3-1. Sementara Singapura perlu menjadikan gol balasan serta daya juang hingga akhir sebagai pijakan untuk memperbaiki hasil berikutnya.

Baca Juga