Peluang Timnas Putri U-16 Indonesia untuk bangkit di Grup B Srikandi Merdeka Cup 2026 kini bergantung pada laga pamungkas. Putri Nusantara belum meraih poin setelah kalah 0-2 dari Singapura di Kudus.
Dua kekalahan beruntun menempatkan tim asuhan Takumi Taniguchi di dasar klasemen sementara Grup B. Sebelum menghadapi Singapura, Indonesia juga telah menelan kekalahan dari Thailand.
Kemenangan pada pertandingan terakhir fase grup menjadi kebutuhan bagi Indonesia untuk menghentikan hasil negatif. Laga itu juga menjadi kesempatan bagi tim untuk memperbaiki hasil setelah dua pertandingan tanpa poin.
Singapura Menang Melalui Dua Gol Babak Kedua
Singapura baru memecah kebuntuan pada menit ke-57 melalui Nur Qhalisah Arysha. Gol kedua datang pada masa injury time menit ke-94 lewat Tan Si Leng Amelia.
| Pencetak Gol | Waktu Gol | Skor |
|---|---|---|
| Nur Qhalisah Arysha | Menit ke-57 | 0-1 |
| Tan Si Leng Amelia | Menit ke-94 | 0-2 |
Gol pembuka membuat Indonesia harus mengejar ketertinggalan pada babak kedua. Singapura lalu mengunci kemenangan saat Amelia memanfaatkan bola liar dari lini tengah dan memenangi duel dengan kiper Indonesia.
Pertandingan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Senin (17/8/2026) sore WIB. Singapura mampu menjaga keunggulan setelah gol pertama mengubah jalannya pertandingan.
Awal Pertandingan Sempat Dikuasai Indonesia
Indonesia justru tampil menekan pada sekitar 10 menit pertama pertandingan. Serangan banyak mengalir dari sisi kiri melalui Dian Aprilia Pary bersama rekan-rekannya.
Peluang terbaik Indonesia terjadi pada menit ke-21 melalui Putri Neza Larasati. Ia melepaskan tembakan langsung setelah menerima bola dari situasi sepak pojok, tetapi upayanya melenceng dari gawang Nur Umairah.
Kesempatan itu tidak mampu dikonversi menjadi gol pembuka. Indonesia kemudian kehilangan momentum ketika Singapura mencetak gol pertama setelah jeda.
Menurut Kompas.com, Nur Qhalisah Arysha mencetak gol melalui sundulan dari situasi sepak pojok. Ia menerima bola di depan gawang Naura Khalfani Hayfa tanpa pengawalan ketat.
Hasil 0-2 menunjukkan Indonesia belum mampu memanfaatkan tekanan awal dan peluang penting yang didapatkan. Putri Nusantara kini menghadapi tuntutan untuk meraih hasil positif pada pertandingan terakhir grup di Kudus.






