Final China Open yang Ketat Jadi Modal Fajar/Fikri Menuju Kejuaraan Dunia 2026

Final China Open 2026 memberi gambaran daya tahan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sebelum tampil di panggung dunia. Setelah tertinggal pada gim pertama, mereka menang 16-21, 21-19, 21-19 atas Kim Won Ho/Seo Seung Jae.

Kemenangan itu mempertahankan gelar Fajar/Fikri di China Open dan melanjutkan keberhasilan mereka di Japan Open 2026. Dalam dua final beruntun tersebut, pasangan Indonesia itu sama-sama menaklukkan Kim/Seo.

Modal dua gelar tersebut dibawa Fajar/Fikri ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Turnamen berlangsung pada 17-23 Agustus 2026 di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, India.

Beban Target Juara Dunia

Momentum kemenangan membuat ekspektasi terhadap ganda putra Indonesia semakin besar. Fikri menilai target juara dunia tetap menghadirkan beban, meski tim sudah terbiasa menghadapi tuntutan serupa.

“Iya (target juara). Beban pasti ada. Cuma dari kemarin-kemarin kan juga sudah ditarget-target harus ada yang juara, juara ya, sudah terbiasa sih jadi ya sudahlah,” kata Fikri saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi satu dari tiga pasangan ganda putra yang dibawa Indonesia. Mereka akan tampil bersama Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani.

Sabar/Reza termasuk salah satu wakil dari luar Pelatnas dalam daftar tim. Dua wakil non-Pelatnas lainnya adalah Jonatan Christie dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.

Susunan Tim di Lima Sektor

SektorWakilJumlah
Tunggal putraJonatan Christie; Alwi Farhan2
Tunggal putriThalita R. Wiryawan; Putri Kusuma Wardani2
Ganda putraFajar/Fikri; Raymond Indra/Nikolaus Joaquin; Sabar/Reza3
Ganda putriFebriana/Meilysa; Rachel/Febi; Isyana/Rinjani3
Ganda campuranAmri/Nita; Marwan/Aisyah; Bimo/Arlya; Rehan/Gloria4

Indonesia membawa total 14 wakil dengan ganda campuran sebagai sektor yang memiliki peserta paling banyak. Sektor tersebut diperkuat Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, serta Rehan/Gloria.

Ganda putri diisi Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine. Pada nomor perseorangan, Indonesia mengandalkan dua pemain di masing-masing sektor tunggal.

Jonatan Christie dan Alwi Farhan mengisi tunggal putra. Thalita R. Wiryawan serta Putri Kusuma Wardani menjadi dua wakil pada tunggal putri.

Komposisi tersebut menunjukkan Indonesia memiliki perwakilan di semua nomor pertandingan. Perhatian utama tetap tertuju pada ganda putra karena Fajar/Fikri tiba dengan performa yang sedang menanjak.

Menurut detik.com, tim bulutangkis Indonesia dijadwalkan berangkat ke India pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Perjalanan ke New Delhi menjadi tahap berikutnya sebelum 14 wakil Indonesia memulai persaingan memperebutkan gelar juara dunia.

Kemenangan dramatis di China Open tidak menjamin hasil di turnamen berikutnya. Namun, kemampuan Fajar/Fikri membalikkan keadaan dalam final memberi mereka bekal penting saat menghadapi Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.

Baca Juga