Baterai 65 kWh dan Daya 110 kW, Bekal Van Farizon V8E yang Dirakit Lokal

Baterai 65 kWh, motor listrik 110 kW, dan torsi 220 Nm menjadi bekal Farizon V8E untuk menjalankan fungsi sebagai van komersial. Dengan beban maksimal, kendaraan ini diklaim mampu menempuh perjalanan hingga 310 km.

Spesifikasi tersebut kini hadir pada unit yang dirakit secara lokal di Purwakarta, Jawa Barat. Farizon Auto mengeluarkan V8E pertama dari lini produksi knock down atau KD di fasilitas Handal Indonesia Motor.

V8E memiliki panjang 5.395 mm, lebar 1.820 mm, dan tinggi 1.985 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 3.600 mm, sedangkan total berat kendaraan saat beroperasi penuh tercatat 3.500 kg.

Ukuran dan Performa Van Listrik

AspekSpesifikasi
Panjang bodi5.395 mm
Lebar bodi1.820 mm
Tinggi bodi1.985 mm
Jarak sumbu roda3.600 mm
Total berat saat beroperasi penuh3.500 kg
Kapasitas baterai65 kWh
Daya puncak motor110 kW
Torsi puncak220 Nm
Jarak tempuh maksimum310 km saat beban maksimal

Sumber tenaga V8E memakai baterai lithium iron phosphate. Kombinasi kapasitas baterai, daya motor, dan jarak tempuh menjadi elemen utama yang ditawarkan model ini untuk aktivitas kendaraan niaga.

Farizon memperkenalkan V8E pada April 2026 sebelum memulai perakitan lokalnya. Model tersebut kemudian dipilih sebagai kendaraan pertama yang lahir dari lini KD Farizon di Indonesia.

Kerja Sama Farizon dan HIM

Perakitan dilakukan melalui kerja sama Farizon dengan Handal Indonesia Motor atau HIM. Keluarnya unit pertama menjadi penanda awal kegiatan manufaktur kendaraan komersial listrik Farizon di Jawa Barat.

CEO Farizon New Energy Commercial Vehicle Group Mike Fan mengatakan momen itu tidak hanya berkaitan dengan produksi satu kendaraan. Ia menyebutnya sebagai bagian dari upaya membangun industri manufaktur dan transportasi ramah lingkungan di Indonesia.

“Hari ini kita bersama-sama menyaksikan kendaraan pertama dari pabrik KD (knock down) Farizon New Energy Commercial Vehicle di Indonesia,” kata Mike Fan di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (13/8). Pernyataan itu disampaikan dalam seremoni perakitan perdana.

Mike menyatakan unit V8E pertama merupakan hasil upaya bersama yang erat antara Farizon dan HIM. Perusahaan menargetkan kehadiran yang kuat dan berkelanjutan dalam membangun pasar Indonesia.

“Dalam membangun pasar Indonesia, tujuan kami bukan hanya sekadar menghadirkan produk, tetapi juga membangun kehadiran kuat dan berkelanjutan di Indonesia,” ucap Mike. Farizon juga mengaitkan langkah tersebut dengan dukungan terhadap transformasi mobilitas berkelanjutan.

CNN Indonesia melaporkan detail V8E saat seremoni di Purwakarta. Dengan dimulainya perakitan KD ini, Farizon telah menempatkan van listrik komersial rakitan lokal sebagai unit awal kerja samanya dengan HIM di Indonesia.

Baca Juga